Eropa

100 Jihadis Asal Inggris Tewas di Suriah dan Irak

19 Januari 2016

LONDON, SALAFYNEWS.COM – Badan keamanan Inggris mengungkapkan bahwa kemungkinan sekitar seratus jihadis asal Inggris telah tewas setelah bergabung dengan organisasi teroris di Suriah dan Irak, selama hampir lima tahun.

Surat kabar Daily Mail Inggris melaporkan bahwa badan keamanan juga khawatir dengan adanya sekitar lima puluh jihadis Inggris yang berisiko tinggi telah kembali ke Inggris setelah menerima pelatihan tempur dan memperoleh pengalaman ketika mereka berada di jajaran organisasi teroris.  Mereka mungkin sedang merencanakan serangan di tanah Inggris dan kemungkinan munculnya aksi teror, seperti kelompok yang melakukan serangan di Paris November lalu.

Sumber intelijen Inggris meyakini bahwa sekitar seratus anak-anak Inggris tinggal di daerah yang menjadi markas teroris ISIS. Diantara mereka terdapat beberapa gadis berusia 15 tahun  yang meninggalkan Inggris untuk menikah dengan para teroris. Laporan perjalanan juga menyebutkan beberapa keluarga telah berpergian ke Turki, lalu menyusup ke Suriah atau Irak.

Baru-baru ini statistik yang dirilis mengungkapkan bahwa sekitar 60 gadis dan seorang wanita Inggris pergi meninggalkan Inggris, mereka menuju ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan organisasi teroris ISIS.

Surat kabar Inggris, The Independent pekan lalu melaporkan bahwa 18 teroris, termasuk diantaranya Siddhartha Dhar yang merupakan terdakwa utama yang muncul dalam rekaman video terbaru mengancam akan melancarkan serangan teroris di Inggris.

Mereka semua berhasil melarikan diri dari Inggris ke Timur Tengah guna bergabung dengan organisasi teroris di sana meskipun tadinya mereka berada di bawah pengawasan badan intelijen internal British MI5 dan pihak kepolisian negara itu. [Sfa/AS/IT] 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: