Afrika

150 Orang Tewas dalam Sebuah Bentrokan di Sudan

Minggu, 10 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, SUDAN – Lebih dari 150 tentara dan warga sipil tewas dalam bentrokan tegang di ibukota Sudan Selatan pada Jum’at malam antara pasukan yang setia kepada presiden dan pendukung wakil presiden pertama.

Bentrokan mematikan terjadi di dekat istana presiden, dimana Presiden Salva Kiir dan mantan saingannya, Wakil Presiden Pertama Riek Machar, berada di pertemuan, di Juba. Sebuah baku tembak, yang berlangsung setengah jam, antara penjaga dari kedua belah pihak, menyebabkan pertikaian senjata, yang segera menyebar di seluruh kota.

“Sejumlah besar korban dari pengawal presiden kedua belah pihak terlibat pertikaian kemarin,” kata Roman Nyarji, juru bicara Machar.

Pertempuran juga terus berlangsung di luar sebuah pangkalan PBB di ibukota, di daerah pemukiman ratusan wargapanik, dan melarikan diri dari aksi itu.

Jalan-jalan di Juba juga dalam kondisi tegang pada Sabtu, ketika bangsa sedang mempersiapkan diri untuk merayakan ulang tahun kelima kemerdekaan dari Sudan.

Ribuan orang telah tewas dan lebih dari dua juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena bentrokan antara faksi-faksi saingan. Machar melarikan diri Juba pada awal perang sipil pada bulan Desember 2013. Pada bulan Agustus 2015, kesepakatan damai ditandatangani antara rival dan Machar wakil presiden pertama.

Sebelumnya pada hari Jumat, Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan dia “sangat khawatir” oleh pertempuran yang sedang berlangsung di negara itu meskipun kesepakatan damai antara dua faksi, PBB menyalahkan kedua belah pihak karena mereka “kurangnya komitmen terhadap proses perdamaian” yang telah disepakati bersama. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: