Internasional

22 Anggota Militer AS  Kemungkinan Terjangkit Antraks

Salafynews.com, OSAN – Setidaknya 22 anggota pasukan militer Amerika di Korea Selatan kemungkinan terjangkit antraks, menurut Pentagon.

Pengumuman itu dibuat oleh Pasukan AS Korea (USFK), merupakan anak cabang dari Komando AS Pasifik (UPASCOM), pada Kamis(28/5), sebagaimana dilaporkan Yonhap News Agency.

USFK menyatakan bahwa sampel senjata biologis itu telah dihancurkan semenjak ditemukan ternyata bakteri mematikan tersebut masih aktif.

“Pangkalan militer Amerika di Osan mengambil langkah-langkah peringatan pada 27 Mei 2015, untuk menyelidiki potensi penyebarannya yang diduga Antrkas,” ungkap USFK.

antraksDalam pernyataannya dari Pangkalan Udara Osan, militer AS menyatakan tidak ada resiko penyebaran antraks ke publik. Peringatan itu telah dikeluarkan setelah diketahui bahwa bakteri yang digunakan dalam pelatihan mungkin masih dalam keadaan aktif.

“Sekitar 22 personel mungkin telah Terjangkit selama pelatihan,” demikian pernyataan militer AS di Korsel, sembari menambahkan bahwa belum ada tentara yang secara nyata menunjukkan gejala tertular antraks.

Pelatihan yang dimaksud ialah pelatihan militer untuk menangkal ancaman biologi yang melibatkan bakteri atau virus berbahaya, yang bisa mengancam nyawa manusia. Dijelaskan bahwa sampel antraks itu digunakan di laboratorium lingkungan di salah satu fasilitas yang ada di kompleks pangkalan militer Korsel.

“Tim dokter militer AS segera menutup fasilitas tersebut, guna melakukan dekontaminasi … dan menghancurkan zat tersebut,” imbuh pernyataan itu.

Pangkalan Udara Osan yang terletak di lokasi sejauh 105 kilometer dari Seoul, menjadi ‘rumah’ bagi pasukan 51st Fighter Wing dari AS. Fasilitas itu menampung hingga 28.500 personel militer AS yang ditugaskan di Korsel. (lm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: