Internasional

30 Warga Sipil Yaman Tewas Dalam Serangan Udara Saudi

YAMAN, Salafynews.com – Serangan udara Arab Saudi terbaru telah merengut nyawa sedikitnya 30 Orang di Yaman di tengah keheningan masyarakat internasional.

Menurut laporan pada hari Selasa (2/9/15), jet tempur Saudi menyerang daerah yang terletak diantara provinsi Marib dan Shabwa, menewaskan 17 orang.

Serangan yang keliru juga menewaskan tiga pasukan milisi yang setia kepada mantan presiden Abd Rabbo Mansur Hadi.

Belasan warga nyawanya melayang menyusul serangan Saudi di provinsi Bayda dan Abyan di selatan Yaman yang didera kekerasan. Serangan udara Saudi selanjutnya menargetkan beberapa posisi di provinsi Ta’izz dan Amran.

Sementara itu, tentara Yaman, yang didukung oleh para pejuang gerakan Ansarullah Houthi, Melakukan serangan roket balasan terhadap pangkalan militer Saudi di sepanjang perbatasan.

Sebelumnya pada hari itu, PBB menyuarakan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah korban sipil di provinsi Ta’izz.

Juru_Bicara_HAM_PBB“Kami khawatir dengan meningkatnya korban sipil di Ta’izz dalam beberapa pekan terakhir, serta situasi kemanusiaan tidak bisa dipertahankan,” kata juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Cécile Pouilly.

“Dalam dua minggu terakhir, menurut informasi yang diperoleh oleh kantor Hak Asasi Manusia PBB, diperkirakan 95 warga sipil tewas dan 129 terluka di Ta’izz. Lima puluh tiga warga sipil tewas pada tanggal 20 Agustus setelah serangan udara Saudi yang menargetkan 20 rumah, ia menambahkan.

Juga Pouilly mengecam rezim Riyadh setelah terjadi serangan ke kota pelabuhan strategis Hudaydah, mengatakan kota itu adalah “titik masuk utama untuk pasokan kemanusiaan dan impor ke Yaman.”

Warga_YamanPada tanggal 26 Maret, Arab Saudi mulai agresi militer terhadap Yaman – tanpa mandat PBB – dalam upaya untuk melemahkan gerakan Ansarullah Houthi dan mengembalikan kekuatan untuk Hadi, sekutu setia Riyadh.

Konflik sejauh ini telah menewaskan 4.500 orang dan ribuan lainnya luka-luka, kata PBB. Namun sumber lokal Yaman, mengatakan angka kematian itu jauh lebih tinggi. [PressTV/Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: