Eropa

4 Kapal Induk dan Rudal Terbaru Rusia Siap Gempur ISIS di Pinggiran Aleppo

rudal-kalibr-rusia

Kamis, 10 November 2016.

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Rudal Kalibr Rusia dikabarkan akan segera menggempur teroris di pinggiran kota Aleppo.

Sebuah sumber di Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa kelompok angkatan laut Rusia di Mediterania yang terdiri dari kapal induk “Admiral Kuznetsov” dan kapal penjelajah rudal nuklir “Peter The Great” serta dua kapal selam besar “Severomorsk” dan “Admiral Colacov” sedang mempersiapkan serangan dalam waktu dekat terhadap pos-pos militan di provinsi Aleppo.

Situs “Gazeta Ro” mengutip dari sebuah sumber, mengatakan bahwa serangan akan dilakukan dengan menggunakan rudal “Kalibr” dan jet-jet tempur terhadap pos-pos militan di pinggiran kota Aleppo, bukan di daerah pemukiman. Sumber itu mengatakan, “tujuan utama dari kapal induk, selain kapal-kapal dari armada laut di Laut Hitam Rusia dan pesawat-pesawat yang ditempatkan di pangkalan militer Humaimim adalah untuk menyerang kelompok teroris yang berada di pinggiran Aleppo yang berusaha untuk memasuki kota”. Menurut sumber tersebut, bahwa serangan ini akan dilakukan dengan menggunakan senjata jenis terbaru, termasuk rudal Kalibr, tetapi belum ditentukan kapal mana yang akan meluncurkan rudal ini. Namun, kemungkinan rudal yang digunakan adalah rudal “Kalibr-B L” yang diluncurkan dari kapal selam, seperti dilansir Addiyar.com (09/11). (Baca: Putin Siapkan Serangan Besar-besaran Tumpas ISIS di Aleppo Suriah)

Sumber tersebut menjelaskan bahwa operasi yang dilakukan saat ini adalah menentukan konsentrasi posisi kelompok teroris, melacak pergerakan mereka serta kamp-kamp pelatihan militer dan gudang penyimpanan pasokan senjata mereka. Dan untuk mencapai tujuan ini, Rusia telah meningkatkan sarana intelijen di Suriah, termasuk drone dan sarana elektronik intelijen. Rusia juga mengumpulkan informasi intelijen melalui dengan satelit.

Perlu diingat bahwa kelompok teroris mencoba memasuki Aleppo dari sisi barat dan barat daya Aleppo selama dua minggu terakhir, dan yang ikut serta dalam pertempuran ini lebih dari 2000 teroris yang dilengkapi dengan puluhan tank, kendaraan lapis baja dan mobil bom bunuh diri. Mereka tidak berhenti melancarkan serangan pengeboman terhadap pos-pos militer pasukan pemerintah, senapan mesin dan artileri. Staf Umum Rusia sebelumnya menyebutkan bahwa serangan teroris ISIS telah menewaskan ratusan warga sipil di Aleppo. Menurut sumber itu pula bahwa para militan mengambil keuntungan dari gencatan senjata kemanusiaan yang baru-baru ini diberlakukan untuk membangun kembali kekuatan mereka sebagai persiapan untuk memasuki wilayah timur Aleppo. (Baca: Menhan Rusia Umumkan “Perang” dengan NATO dan Barat)

Sumber itu menyebutkan, “Jika jumlah target teroris dalam kasus-kasus sebelumnya ketika Rusia  menembakkan roket dari laut Kaspia berjumlah puluhan, namun saat ini selama dua atau tiga hari target akan mencapai ratusan pos-pos teroris yang siap mereka terobos di Aleppo”. ia juga menegaskan bahwa serangan-serangan tersebut tidak akan menargetkan daerah pemukiman untuk menghindari jatuhnya korban dari kalangan warga sipil, dimana para teroris telah menggunakan mereka sebagai “perisai manusia”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: