Nasional

Abu Janda Al-Boliwudi: Saya Bangga Punya Densus 88

16 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Pagi ini Ustad mau mengajak para Santri ponpes al-facebooki untuk sejenak memberikan apresiasi kepada para pahlawan yang sering terlupakan jasa-jasanya.. Mengapa kita harus bangga punya Densus 88?

TAHUN 2003:

DENSUS 88, atau Detasemen Khusus Anti Teror “Delta 88”, dibentuk pada tahun 2003 sebagai respon serangan Bom Bali I yang dilakukan oleh teroris SAWAH (Salafi Wahabi) Amrozi,dkk..

Belum lama berdiri, Densus 88 langsung harus menangani bom di Hotel JW Marriot yang terjadi pada Agustus 2003. Hanya dalam tempo beberapa minggu, jaringan teroris bom Mariot dapat dibongkar & ditangkap. Bravo Densus 88!

TAHUN 2004:

Setahun kemudian, Indonesia kembali terguncang oleh ledakan bom di Kedubes Australia bilangan Kuningan Jakarta yang terjadi pada September 2004.

Densus 88 bergerak dibantu oleh Australian Federal Police (AFP), hanya dalam satu bulan para tersangka jaringan teroris sukses dibekuk setelah sebelumnya berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri. Bravo Densus 88!

TAHUN 2005:

Selang setahun lagi, Bali kembali diguncang serangan Bom Bali II yang meledak di Kuta dan Jimbaran menewaskan 23 orang.

Hanya butuh waktu 3 bulan bagi Densus 88 untuk mengungkap kasus tersebut. Tak hanya itu, berkat pengembangan serangan Bom Bali II, Densus 88 akhirnya dapat melacak keberadaan otak jaringan teroris WAHABI yang bernama Dr. Azhari.

Sebulan kemudian, Densus 88 mengepung tempat persembunyian Dr. Azhari, dan sang teroris akhirnya tewas setelah adegan baku tembak yang berlangsung beberapa jam. Bravo Densus 88!

TAHUN 2006 s/d hari ini..

Densus 88 juga berhasil melumpuhkan Abu Dujana, teroris WAHABI komandan Sayap Militer Jama’ah Islamiyah (JI).

Nama Densus 88 semakin melambung setelah berhasil membasmi tokoh-tokoh teroris WAHABI Noordin M Top, Zarkasih & Dulmatin. Densus 88 dianggap sebagai satuan Anti Terori paling handal, paling profesional & paling disegani di Asia.

Saat ini, Densus 88 sedang berkolaborasi dengan TNI, mengepung Jaringan Teroris Wahabi ISIS yang dipimpin oleh Grup Santoso (Abu Wardah) di Poso. Berita terkini, jaringan teroris ISIS Santoso semakin tersudut & kocar kacir.. Bravo Densus 88!

Jenderal TNI (Purn) Luhut Pandjaitan, mantan Komandan Detasemen Gultor/Detasemen 81 juga serta salah satu PENDIRI Densus 88 mengatakan,

“Saya tidak setuju kalau Densus 88 terus dikritik dan dipojokkan. Kalau banyak jatuh korban dalam sebuah operasi, ya itu masalah KILL or TO BE KILLED, bunuh atau dibunuh. Kita yang mati, atau teroris yang mati.”

BRAVO DENSUS 88! Basmi teroris Salafi Wahabi dari NKRI! Ustad Abu Janda al-Boliwudi (fans berat NKRI & Densus 88). SAY NO TO TERRORISM!!! SAY NO TO WAHHABISM!!! = the source of terrorism. (SFA)

Sumber: Facebook Abu Janda Al-Boliwudi

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Inilah Misteri Kelompok Khilafah Anti NKRI Serang Densus 88 Dan NU | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: