Analisis

Abu Janda Al-Boliwudi: Ustad Maulana Diserang Kelompok Radikal dan Intoleran

Salafynews.com, JAKARTA – USTAD MAULANA: MUSLIM BOLEH TUNJUK PEMIMPIN NON MUSLIM, Ustad bersyukur ke hadirat Allah SWT, semakin banyak Ustad yang berani menyuarakan yang HAQ, menyuarakan Islam Rohmatan lil Alamin, Islam yang KAFFAH berdasarkan kajian Al-Quran & As-Sunnah, BUKAN Islam berdasarkan KEPENTINGAN POLITIK & EKONOMI seperti yang sering telah kita lihat… (Baca Kau Syiah kan Ulama Sunni, Kau Sunni kan Ulama Wahabi)

Ustad Maulana

Karena ayat Al-Quran BUKAN untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara asal-asalan serampangan tanpa mempertimbangkan ASBABUN NUZUL (sebab turun ayat).. Maka ketika ada ayat Al-Quran yang berbunyi “Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI.” , wali disini TIDAK HARUS berarti pemimpin, bisa juga berarti penolong / teman setia.

Asbabun Nuzul dari ayat-ayat tersebut juga merujuk/mengacu kepada orang-orang Kafir yang MEMUSUHI & MEMERANGI dakwah Nabi Muhammad SAW, yang artinya ayat-ayat tersebut TIDAK BERLAKU kepada non muslim yang hidup damai & harmonis berdampingan dengan umat Muslim. (Baca Stempel Syiah Cara Wahabi, Teroris Serta Kelompok Radikal Padamkan Cahaya Qur’an dan Sunnah yang Cinta Persatuan)

Ustad Maulana juga berpesan agar tidak melakukan BLACK CAMPAIGN (kampanye hitam) apalagi sampai mengatas-namakan Islam UNTUK KEPENTINGAN POLITIK, menjual ayat & dalil tanpa mempertimbangkan Asbabun Nuzul untuk mendiskreditkan seorang pemimpin.

Karena ini adalah ISLAM YANG SEBENARNYA. Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku akan MENJADIKAN (MANUSIA) MENJADI KHALIFAH di muka bumi.” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu (manusia) yang akan membuat kerusakan (pada bumi) dan akan menumpahkan darah?”, Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al-Quran, Surah Al-Baqarah : 30). (Baca Kicauan Denny Siregar: Indonesia Darurat Khilafah dan Wahabi)

Islam memperbolehkan umat Manusia memilih sendiri SISTEM PEMERINTAHAN, memperbolehkan umat Manusia menentukan bentuk pemerintahan tersebut & siapa-siapa yang akan memimpin berdasarkan musyawarah mufakat (pilihan rakyat), asalkan tidak melarang umat beragama untuk beribadah. (Baca Negara Khilafah Bukan Sistem Islam Tapi Sistem Negara Teroris)

Terima kasih Ustad Maulana telah menyuarakan yang HAQ berdasarkan Al-Quran & As-Sunnah! Semoga Ustad Maulana selalu dalam limpahan berkah & lindungan Allah SWT, amin. (SFA/MM)

Sumber: Facebook Abu Janda Al-Boliwudi

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Eko Kuntadhi: JANGAN AJAK TUHAN KAMPANYE | Arrahmah News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: