Fokus

Abu Janda Desak Pemerintah Untuk Segera Sahkan Revisi UU Terorisme

Sabtu, 16 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Pasca beberapa kejadian teroris di beberapa negara, seperti di Bangladesh, Irak, dan yang terbaru di Nice Perancis adalah merupakan bentuk ancaman nyata yang ditunjukkan oleh Teroris dan Ekstrimis untuk Bantu sebarkan pesan ini agar sampai di layar ponsel para pemimpin kita, atau minimal dibaca oleh para Staff mereka. Terima kasih. (Baca: Gerombolan Anti-NKRI Panik atas Revisi UU Terorisme)

Pengesahan Revisi UU Terorisme No.15/2003 artinya NKRI punya undang-undang baru yang tidak hanya menindak aksi teror nyata (misal: bom), tapi juga bisa menjerat perbuatan PERSIAPAN.

Perbuatan persiapan termasuk dakwah yang menyebarkan doktrin Anti NKRI (misal: menyebut Pancasila “berhala thogut”, atau mengharamkan hormat bendera), ajakan berbai’at pada Khilafah, ceramah provokatif SARA (misal: ujar kebencian etnis). (Baca: HTI, PKS, Wahabi Sebarkan Isu Anti Nasionalisme-Toleransi Untuk Hancurkan NKRI)

Revisi UU Terorisme memberikan wewenang bagi POLRI untuk menciduk Ulama, Ustadz, Ormas, figur media sosial yang mengajak MAKAR, mengajarkan Pancasila “thogut”, mengharamkan hormat bendera, atau mengujar kebencian etnis.

Karena aliran radikal ekstrim, ormas intoleran dan anasir anti Bhineka, anti keberagaman SAMA BAHAYA nya dengan aksi terorisme nyata. Sudah waktunya dibasmi ke akar-akarnya.

Ustad Abu Janda al-Boliwudi

Aktivis Anti Terorisme

SAY NO TO TERRORISM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: