Internasional

Ada Apa Dibalik Kunjungan Pangeran Talal Ke Negara Zionis Israel

Salafynews.com, RIYADH Raja Media, multi-milioner Saudi, Pangeran Talal Bin Waleed dengan terbuka mengajak bangsa-bangsa Arab untuk tidak bersikap sengit terhadap Israel, dan menganjurkan bangsa-bangsa Arab itu mau berdamai dengan Israel dengan alasan demi terciptanya Timur-Tengah yang damai, sejahtera dan homogen.

Pangeran Talal dengan Netanyahu

Pangeran Talal dengan Netanyahu

Surat kabar harian Saudi Arabia, Okaz, pada hari Kamis (2/7) kemarin, memberitakan bahwa Pangeran Talal yang kontroversial ini telah dengan terbuka mendeklarasikan niatnya untuk melakukan perjalanan ke Israel dengan alasan berziarah ke tanah suci dan untuk melaksanakan  shalat di Masjid al-Aqsa, tempat paling suci ke-tiga dalam Islam yang terletak di kota Yerussalem.

Surat kabar itu menjabarkan niatan pangeran Saudi tersebut untuk membangun hubungan dekat dengan Israel,

Kerjasama Saudi-Israel (Zionis)

Kerjasama Saudi-Israel (Zionis)

“Semua saudara muslim saya harus mengerti bahwa  sudah menjadi kewajiban moral bagi semua penduduk Timur-Tengah yang dilanda perang, terutama bangsa Arab, untuk menghentikan permusuhan mereka dengan bangsa Yahudi. Junjungan saya, Raja Salman telah memerintahkan saya untuk membuka dialog langsung dengan pemikir intelektual Israel guna menjembatani hubungan damai dengan tetangga Israel kami,” Okaz mengutip ucapan Pangeran Saudi yang kini tinggal di salah satu pinggiran kota London.

Pangeran Saudi itu menekankan perlunya pengembangan kerjasama antara Saudi dan Israel di bidang militer juga intellijen dan mengatakan bahwa rencana kunjungannya ke negara yang merampas tanah milik warga Palestina itu sebagai  pertanda perdamaian dan persaudaraan.

Arab Saudi memang diketahui berusaha membangun kerjasama strategis dengan negara Zionis Israel, karena memiliki musuh yang sama yaitu Iran. Beberapa pangeran Arab Saudi mendesak pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk segera membuka kedutaan sebagai simbol kerjasama di Tel Aviv, Israel.

Kantor berita al-Alam News Agency melaporkan, untuk mempersiapkan pemberitaan ini kepada publik agar masyarakat menerima kerjasama tersebut, pemerintah Saudi secara tidak resmi telah mulai melakukan beberapa kegiatan propaganda untuk membangun dukungan opini publik atas rencana hubungan diplomatik ini. Akan tetapi semua hal itu menjadi pertanyaan di setiap kepala kita bahwa kenapa baru sekarang Saudi melakukan kerjasama dengan Israel (Zionis)?, dan seluruh dunia tahu bahwa Israel adalah negara yang selama ini mengacaukan kawasan di Timteng bisa dijadikan teman Saudi???. (SFA/LM/awdnews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: