Nasional

Ahok: Pejabat Wajib Lapor Gratifikasi ke KPK, Sekecil Apapun

Selasa, 12 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Seorang lurah dari Jakarta Selatan melaporkan penerimaan gratifikasi berupa parcel dan tea set ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku belum mengetahui lurah mana yang melapor.

“Belum tahu. Biasanya itu ada desk (divisi) gratifikasi (KPK) yang lapor,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (12/7/2016).

11 Warna Ruangan dan Maknanya Ahok mengatakan, pejabat wajib melaporkan gratifikasi apapun yang diterima ke KPK. Meski, gratifikasi hanya berupa parcel. “Parcel juga semua harus lapor. Semua pemberian yang kita curiga, yang itu enggak boleh, harus lapor,” ungkap Ahok.

Ahok mengungkapkan, dirinya biasa melapor ke KPK jika mendapatkan pemberian barang mewah dari pihak lain. Ia bilang, ia pernah mendapatkan sebuah jam tangan.

“Orang kasih jam tangan murah atau berapa juga lapor,” ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, untuk Lebaran tahun ini ia tidak pernah lagi mendapat gratifikasi. Orang-orang sudah memahami bahwa Ahok anti gratifikasi.

“Kalau ada yang kirim juga kita tolak. Pasti orang juga tahu. Di pos juga langsung ditolak,” ungkapnya. (SFA)

Sumber: MetroTvNews.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: