Internasional

Akibat Krisis Keuangan ISIS Culik dan Jual Anak ke Suriah dan Turki

27 Januari 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL-IRAK – Menurut salah satu sumber di Mosul, Selasa (26/01), menyebutkan bahwa ISIS menculik lebih dari 50 anak di bawah usia delapan tahun, kemudian menjual anak-anak kecil itu di pasar perdagangan manusia yang mereka dirikan di selatan Niniwe, setelah itu diselundupkan ke Suriah untuk dijual lagi di Turki dengan harga hingga lima ribu dolar per anak. (Baca: Wahabi Adalah ISIS, ISIS Bukan Aswaja)

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita AlSumaria News (26/01), sumber itu menyebutkan bahwa “ISIS menculik lebih dari 50 anak-anak di bawah usia delapan tahun di Mosul”, ia menjelaskan “organisasi teroris tersebut kini sedang menderita krisis keuangan sehingga mereka berusaha melalui operasi perdagangan anak-anak kecil untuk meningkatkan sumber pendanaan mereka melalui perdagangan anak-anak kecil dan penjualan organ tubuh manusia untuk beberapa rumah sakit di beberapa negara tetangga”. (Baca : ISIS Buka Klinik Perdagangan Organ Tubuh Manusia di Mosul)

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengatakan “ISIS menjual anak-anak kecil yang mereka culik di pasar perdagangan manusia, yang tinggal di daerah Qayyarah sebelah selatan provinsi”, ia mencatat bahwa “anak-anak kecil yang diculik itu akan diselundupkan ke kota Raqqa di Suriah untuk dijual lagi di Turki, dengan harga hingga lima ribu dolar per anak”.

Disebutkan pula bahwa akhir-akhir ini ISIS menerima begitu banyak pukulan yang menyakitkan, selain itu pusat pendanaan mereka di kota Mosul telah dihancurkan oleh pasukan udara Irak sehingga membuat organisasi teroris tersebut dalam keadaan runtuh dan lemah serta kekurangan dana, ketidakmampuan untuk membayar gaji kepada elemen-elemennya mendorong mereka untuk melakukan beberapa upaya dalam rangka dapat memberikan  apa yang diperlukan guna menutupi dana operasional. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: