Internasional

Aksi Terorisme Bumerang bagi Prancis, Tunisia, Kuwait

Salafynews.com – Wartawan terkemuka Timur Tengah, Abdel Bari Atwan menyalahkan pemerintah Perancis, Tunisia dan Kuwait atas serangan teroris baru-baru ini di negara mereka.

“Satu-satunya hal yang dapat dikatakan adalah bahwa tindakan-tindakan teroris adalah hasil dari apa yang telah dilakukan pemerintah Kuwait, Tunisia dan Perancis,” kata Abdel Bari Atwan, editor-in-chief koran Rai al-Youm, dalam sebuah artikel pada hari Minggu 28/6.

Dia mengatakan bahwa Perancis telah menjadi pendukung yang paling penting dari militan di Suriah, baik secara finansial dan maupun militer.

13940322000350_Abdel_Bari_Atwan

“Kuwait juga mendukung kelompok-kelompok teroris di Suriah secara finansial. Pemerintah Kuwait dan lembaga-lembaga swasta negara itu adalah pemasok teroris di Suriah dengan uang tunai dan bahan makanan,” lanjut Atwan.

Terkait Tunisi, dia mengatakan “Mantan pemerintah Tunisia sebelumnya mengadakan pertemuan dengan Turki dan negara-negara Teluk Persia Arab dan mengirim 4.000 pemuda Tunisia untuk bergabung dengan teroris al-Nusra di Suriah”.

Dengan demikian, gelombang terbaru dari serangan teroris di Kuwait, Perancis dan Tunisia adalah hasil dari dukungan mereka terhadap kelompok-kelompok teroris yang sekarang telah menjadi bumerang, pungkasnya.

Sebelumnya, seorang anggota parlemen senior menegaskan bahwa bom bunuh diri di masjid Syiah di Kuwait City adalah bayaran atas diamnya pemerintah Kuwait atas aksi teroris yang terjadi di negara-negara regional.

“Ketika kami terus bungkam mengenai kejahatan yang dilakukan oleh para teroris di Suriah, Irak, Mesir dan Yaman, sangat wajar bagi kita sebagai bagian dari umat Islam untuk membayar keheningan ini,” kata MP Kuwait, Abdul Hamid Dashti.

Dia mencatat bahwa serangan teroris yang sama mungkin akan terus bergulir, karena meraka “dicuci otak” nya dapat melakukan kejahatan yang sama di Kuwait dan negara-negara Teluk Persia lainnya.

Setidaknya 27 orang tewas dalam pemboman teroris di masjid Syiah di kota Kuwait saat shalat Jumat. Ledakan itu juga melukai 227 orang.

Sementara di Tunisia, Sedikitnya 37 orang tewas dalam serangan oleh dua orang bersenjata di kompleks wisata Port El Kantaoui, 10 kilometer (6,2 mil) utara kota Sousse.

Sedangkan di Perancis, seorang sopir truk, dilaporkan membawa bendera teroris ISIL, dan menabrak truknya ke sebuah pabrik gas yang terletak di kota kecil Saint-Quentin-Fallavier, sekitar 40 kilometer (25 mil) dari kota Lyon, kemudian menggantung kepala majikan di garasi pabrik. [FNA/SFA] 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: