Internasional

Aktivis Amerika: Konflik di Timur Tengah Hanya Untuk Menguatkan Israel

Salafynews.com – Seorang aktivis perdamaian Amerika mengatakan, Amerika Serikat berusaha untuk mempertahankan hegemoni Israel di Timur Tengah.

Amerika Serikat berusaha untuk meningkatkan hegemoni Israel di Timur Tengah saat bekerja untuk membangkitkan kekerasan dan konflik di wilayah itu, kata seorang aktivis perdamaian dan pembicara publik di Colorado.

“AS adalah mediator bias dalam konflik antara Palestina dan Israel dan bukan merupakan penengah perdamaian”, kata Kaya Forer kepada Press TV pada hari Jumat kemarin.

“Jadi Amerika Serikat benar-benar akan memastikan bahwa Timur Tengah tetap menjadi kawah kekerasan dan agresi,” ujarnya.

“Israel adalah pasak pada as roda, itulah salah satu penyebab utama dari semua kerusuhan di Timur Tengah,” tambahnya.

Ia berpendapat bahwa Washington membantu mengobarkan ekstremisme di kawasan Timur Tengah yang mengklaim akan melawan.

Forer mengatakan rencana pemerintahan Obama untuk memberikan jet tempur canggih kepada Israel tahun depan menunjukkan bahwa Washington membebaskan Israel dari hukum internasional.

Wakil Presiden AS Joe Biden, Kamis berjanji pengiriman jet tempur F-35 baru untuk meredakan ketegangan AS-Israel dan membantu Israel mempertahankan keunggulan militernya di wilayah tersebut.

Biden mengatakan Israel akan menjadi negara satu-satunya di Timur Tengah yang memiliki Amerika “pesawat generasi kelima.”

Berdasarkan kontrak US$ 3 Milyar antara Tel Aviv dan Washington pada bulan Februari, AS setuju untuk menjual 14 lebih pesawat F-35 Israel. Pengiriman batch pertama dari jet akan dimulai pada akhir 2016 dan akan terus sampai 2021.

Berbicara di kedutaan Israel di Washington, Biden juga berusaha untuk mengecilkan hubungan buruk antara Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Laporan itu mengatakan Obama telah bertemu dengan tokoh-tokoh Yahudi dan pro-Israel di AS untuk mengurangi ketegangan dengan Israel secara terbuka dan menunjukkan dukungan bagi rezim Zionis setelah berminggu-minggu perseteruan publik antara Obama dan Netanyahu.

Gedung Putih adalah membuat upaya terkonsentrasi untuk menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat berkomitmen mendukung Israel meskipun ada perbedaan pendapat kebijakan antara kedua Negara. (jb)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: