Internasional

Aktivis Yaman : Kami Teraniaya Melebihi Orang-Orang Tertindas di Dunia !

Sana’a, Salafynews.com- Serangan-serangan agresor Saudi terhadap komplek-komplek pemukiman warga masih terus berlanjut. Para perempuan dan anak-anak berlarian ke sana-sini, menyebabkan mereka mengalami banyak masalah psikologis dan kesehatan, terutama serangan udara yang akhir-akhir ini semakin meningkat dan berlanjut sepanjang hari.

bocah-yaman

Hari demi hari  keganasan agresi Saudi terhadap Yaman semakin menghantui penduduk. Dan serangan-serangannya membuat para warga sipil lari tunggang langgang menyelamatkan diri dari satu tempat ke tempat lain lantaran rumah-rumah mereka dan harta benda mereka hancur berantakan, dan menuai ratusan korban perempuan dan anak-anak.

Ummah Malik al-Khashib, aktivis HAM Yaman, dalam sebuah pernyataan kepada al-Alam mengatakan,  “Di banyak wilayah di Yaman, perempuan hamil adalah korban utama dari agresi Saudi, mereka tidak mengasihani perempuan dan anak-anak. Para wanita memungut anak-anak mereka dari bawah reruntuhan, dan ini adalah adegan terburuk dan paling keji. Kami teraniaya melebihi semua orang-orang tertindas di dunia.”

Dampak dari serangan udara para agresor menyebabkan krisis psikologis bagi para perempuan. Sementara kondisi kesehatan mereka semakin mengkhawatirkan sebagaimana laporan para dokter.

Saleh al-Haidhani, dokter Rumah Sakit Pemerintah di Sanaa, dalam sebuah pernyataan kepada al-Alam menuturkan, “Rasa takut menyebabkan kepanikan pasien wanita dan pada saat yang sama para ibu hamil mengalami goncangan mental, terutama pada beberapa bulan pertama yang beresiko terhadap keselamatan janin serta gugurnya kandungan mereka. Selain itu, pengeboman ini menyebabkan tekanan darah tinggi dan naiknya gula darah.

Kasus luka bakar dan luka, cedera cacat,  kehilangan anak atau suami adalah nasib yang dirasakan para wanita akibat pembantaian yang dilakukan terhadap warga sipil tak bersenjata.

Koresponden Yaman Samiya al-Hajari dalam laporannya kepada al-Alam mengatakan,  ‘Aku melihat seorang wanita menangisi tetangganya yang tewas di bawah reruntuhan akibat agresi Saudi”.

Gerakan kemanusiaan organisasi setempat  mengunjungi para korban dan keluarga mereka di rumah sakit untuk berempati dan merasakan penderitaan mereka dalam agresi brutal ini, yang tidak mengecualikan manusia ataupun batu. (ms)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: