Internasional

Amankan Suriah, Ribuan Tentara Relawan Rakyat Gabung Pasukan Pemerintah

7 Desember 2015

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Koresponden salah satu saluran berita internasional yang berada di Suriah melaporkan, lebih dari seribu sukarelawan dari warga provinsi Damaskus dan Quneitra bergabung dengan tentara Suriah, tercatat bahwa para relawan telah mendapatkan pelatihan militer untuk dapat terjun langsung dalam perang, sementara tugas mereka ini untuk menjaga dan mengamankan daerah yang mulai berangsur pulih yang lepas dari kontrol kelompok teroris bersenjata ISIS.

Ini adalah gelombang baru para relawan dari Quneitra dan Damaskus yang bergabung dengan barisan tentara Suriah, pada gelombang ketiga ini terdapat lebih dari seribu pejuang.

Sumber militer yang tidak ingin disebutkan identitasnya menjelaskan kepada wartawan kantor berita Mepanorama, Minggu (6/12), “ ini adalah konspirasi serius terhadap Suriah yang telah mengakibatkan beberapa orang berpaling, namun kini banyak dari mereka telah kembali sadar”.

Salah satu relawan pejuang mengatakan kepada mepanorama “ kami menjadi relawan untuk memerangi terorisme yang brutal, kami mencoba membersihkan Quneitra dari para teroris bersenjata yang keji”. Ia juga menyebutkan bahwa mereka telah melihat adanya dukungan dari Zionis  Israel kepada para militan bersenjata ini dengan bantuan medis bagi teroris yang terluka dan cedera.

Para pejuang suka relawan ini bertugas sebagai pendamping tentara Suriah dalam tugas-tugas pengamanan dan perlindungan wilayah mereka setelah terbebas dari kontrol kelompok militan  bersenjata, karena sebagian besar dari mereka pernah menyaksikan secara langsung dukungan dari Israel kepada para militan ISIS bersenjata di dekat daerah mereka yaitu daerah Golan yang diduduki.

Wartwan media internasional meliput beberapa proses pelatihan militer para pejuang penduduk di daerah Damaskus dan Quneitra dalam menghadapi para teroris bersenjata, yang saat ini bergabung dengan tentara Suriah.

Para pejuang tersebut menjalani pelatihan dengan menggunakan semua jenis senjata dalam pertempuran, mulai dari latihan penyerbuan hingga menahan serangan, selain itu mereka mendapatkan pelatihan tentang cara menangani operasi terencana kepada para teroris. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: