Amerika

Amerika Akui Nasib Assad Diputuskan oleh Rakyat Suriah

Jum’at, 8 April 2016

WASHINGTON, SALAFYNEWS.COM -Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner, pada Selasa (05/04), mengatakan bahwa Amerika Serikat setuju dengan Rusia terkait nasib Presiden Suriah Bashar al-Assad yang harus diputuskan oleh rakyat Suriah sendiri.

Toner mengatakan, “Kami setuju bahwa tujuan dari negosiasi adalah untuk menciptakan kondisi yang sesuai dengan transisi politik bagi pemerintahan”.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menyebutkan bahwa Washington telah mempublikasikan informasi yang menyesatkan tentang isi diskusi mereka dengan Moskow terkait masalah Suriah.

Dia menegaskan  bahwa anggapan tentang adanya kesepakatan tentang nasib Presiden Assad tidak lain telah merubah fakta yang ada.

Dia juga menekankan bahwa perjanjian antara Moskow dan Washington berhubungan dengan prinsip-prinsip dasar dalam penyelesaian krisis di Suriah, dan menegaskan bahwa isi perjanjian tersebut juga diketahui oleh semua pihak.

Lavrov mengatakan “tidak ada yang berhak untuk menentukan (nasib Assad) kecuali rakyat Suriah sendiri, solusi dari masalah tersebut dapat terlaksana melalui pemilihan umum yang bebas dan demokratis, hal itu telah ditetapkan dalam kerangka proses politik tertentu di Suriah, yang telah disetujui oleh Dewan Keamanan PBB”.

Perlu dicatat bahwa Moskow dan Washington telah mencapai kesepakatan pada 22 Februari lalu, kesepakatan gencatan senjata di Suriah yang mulai berlaku sejak tanggal 27 Februari.

Menurut deklarasi bersama Rusia dan Amerika Serikat, gencatan senjata tidak mencakup dua kelompok teroris ISIS dan Jabhah Al-Nusrah serta sejumlah kelompok lainnya yang telah ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB sebagai kelompok teroris. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: