Amerika

Amerika Jual Senjata ‘Kematian’ Kepada Saudi Untuk Bunuh Yaman

19 November 2015

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Human Rights Watch dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan, Rabu (18/11), menyebutkan seharusnya pemerintahan Obama tidak menjual bom udara kepada Arab Saudi selama belum ada investigasi serius atas dugaan terjadinya pelanggaran undang-undang perang di Yaman.

Departemen Pertahanan AS mengumumkan bahwa Departemen Luar Negeri telah menyetujui kesepakatan senilai 1.29 milar dolar untuk penjualan senjata AS ke Arab Saudi meliputi lebih dari 13 ribu bom pintar buatan “Boeing” dan “Raytheon, seperti diberitakan kantor berita khabaragency.net (19/11)

Joe Stork wakil direktur HRW Timur Tengah mengatakan bahwa pemerintah AS sangat sadar bahwa serangan udara membabi buta yang dilakukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi telah mengakibatkan kematian ratusan warga sipil di Yaman sejak Maret lalu. Ia menambahkan bahwa “dalam situasi kondisi semacam ini penjualan dan dukungan bagi Saudi dengan menambah jumlah bom merupakan sebuah pesan berisikan pembunuhan terbesar warga sipil, yang Amerika Serikat akan ikut bertanggung jawab untuk itu.”

Human Rights Watch menegaskan bahwa Kongres AS telah memainkan peran dalam menyatakan keberatannya tentang penjualan senjata yang digunakan dalam pelanggaran aturan perang, dan harus segera mengambil tindakan dalam kasus ini.

PBB melaporkan bahwa sejak akhir Maret lalu pertempuran di Yaman telah menewaskan lebih dari 2.500 warga sipil, sebagian besar di antaranya meninggal dalam serangan udara oleh pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi.

Human Rights Watch telah mencatat banyak dari serangan udara ilegal yang gagal dalam membedakan antara warga sipil dan pasukan, atau di tempat-tempat seperti pasar ramai dimana tidak ada sasaran militer yang jelas dan telah menyebabkan ratusan korban jiwa dari warga sipil. (SFA/MM)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Donald Trump: Amerikalah yang Hancurkan Timur Tengah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: