Amerika

Amerika Khawatirkan Pengaruh China di Kawasan Asia dan Timur Tengah

24 Januari 2016,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – AS sangat mengkhawatirkan berkembangnya pengaruh China di Timur Tengah,” ungkap seorang analis politik. (Baca: Kim Jong-un Imperialisme AS Sudah Berakhir)

Dennis Etler, analis politik tersebut membuat komentar ini dalam sebuah wawancara dengan Press TV pada hari Minggu (24/01) ketika ditanya tentang perjalanan Menteri Luar Negeri AS John Kerry ke Asia Timur dimana ia berencana untuk menekan China, dan untuk mengekang Korea Utara, serta memanggil para kepala negara di Asia Tenggara untuk menanggapi klaim China mengenai Laut China Selatan.

“Menteri Luar Negeri AS, John Kerry yang memulai tugas bodohnya dengan mencoba di satu sisi meyakinkan China untuk mengikuti jejak AS dalam menjatuhkan putaran baru sanksi terhadap Korea Utara atas percobaan bom nuklirnya baru-baru ini,  pada saat yang sama berusaha untuk meyakinkan negara-negara Asia Tenggara untuk  melawan China atas klaim Laut Cina Selatan,” ungkap Hitler. (Baca: Amerika Halangi China Bantu Suriah Perangi ISIS)

Ia mengatakan, “Bagaimanapun juga, China akan bekerja untuk kepentingan keamanan sendiri baik di Semenanjung Korea dan di Laut Cina Selatan, dan tidak akan memperdulikan permainan double standar Amerika.”

“Menurut jubri Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, “China mendukung penyelesaian ‘kekhawatiran’ dari semua pihak, termasuk Korea Utara, dan berusaha mencapai perdamaian abadi melalui  pembicaraan enam pihak,” tambah Etler.

Ia juga mengatakan bahwa asal-usul masalah nuklir tidak teletak pada China dan kunci untuk menyelesaikan masalah ini juga tidak di China,” tambahnya

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa “China telah menyatakan keprihatinan bahwa kebijakan nuklir DPRK  dalam jangka panjang akan merugikan kepentingan kedua negara baik Korut itu sendiri dan China. China juga menyatakan simpati atas penderitaan Korut dalam menghadapi kompromi AS yang selalu ingin mendestabilisasi negara-negara yang  menentangnya di seluruh dunia”. (Baca: Jubir Pasukan Rakyat Irak; Amerika Sama Sekali Tak Bisa Dipercaya)

Pada tanggal 6 Januari, Pyongyang mengatakan telah berhasil melakukan tes bom hidrogen, beberapa jam setelah seismolog mendeteksi gempa bumi buatan di dekat  situs percobaan atom utama negara di timur laut Korea Utara.

Selain itu, Elter juga mengatakan bahwa Washington juga sangat mengkhawatirkan berkembangnya pengaruh China di Timur-Tengah. Ia menyebut setelah kunjungan Kerry ke Asia, ia terburu-buru mengunjungi Riyadh segera setelah Presiden China Xi Jinping sukses dalam kunjungannya ke kerajaan tersebut.

“AS  takut kehilangan pengaruh di Timur Tengah setelah kunjungan Xi ke Arab Saudi, Mesir dan Iran. China memiliki baik kredibilitas maupun kekayaan, sementara AS  tidak, “katanya.

“AS berusaha menangkal semua itu dengan pergi ke semua tempat untuk menyerang China di halaman rumahnya sendiri. AS berusaha dengan segala cara yang mungkin untuk mempertahankan dominasi globalnya dalam menghadapi  tekanan China atas  pendekatan barunya dalam hubungan internasional, “katanya.

“AS hanya mempromosikan ketegangan, perang, ketidakamanan dan kehancuran di mana pun itu menunjukkan wajahnya,” kata Etler lebih lanjut.

“Jika AS benar-benar ingin memecahkan masalah baik di Semenanjung Korea dan Laut Cina Selatan maka Washington akan menandatangani pakta non-agresi dengan China, perjanjian damai dengan DPRK, dan berhenti mempersenjatai Taiwan, berhenti mencoba mengguncang China dengan mengobarkan bendera revolusi di Hongkong, Taiwan, Tibet dan Xinjiang, hentikan mencampuri urusan di Laut Timur dan Selatan China, menarik pasukan militernya dari Korea Selatan, Jepang dan Okinawa, dan membiarkan Cina mengembangkan kebijakan internal sendiri tanpa campur tangan luar,” pungkasnya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: