Eropa

Amnesty Internasional Prihatin atas Penahanan Aktivis di Arab Saudi

10 Januari 2016

LONDON, SALAFYNEWS.COM – Amnesty International kembali menyuarakan keprihatinan atas penahanan dan penyalahgunaan pembela hak asasi manusia dan aktivis oleh rezim Saudi dengan dalih perang melawan teror.

Deputi Direktur Amnesty Internasional untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, James Lynch , memperingatkan bahwa situasi hak asasi manusia di Arab Saudi semakin memburuk secara signifikan selama tahun lalu .

“Semakin banyak pembela hak asasi manusia dihukum penjara oleh Arab Saudi. Sementara sekutunya tanpa malu-malu mendukung penindasan yang dilakukan oleh kerajaan atas nama ‘perang melawan teror ‘ ,” kata Lynch.

Dia juga menambahkan bahwa puluhan tahanan yang mendekam di penjara “beresiko mendapatkan hukuman yang kejam dan perlakuan buruk”.

Pernyataan Lynch muncul pada saat ulang tahun Rafi Badawi seorang aktivis hak asasi manusia dan blogger yang dipenjarakan oleh Arab Saudi, dan dikenakan hukuman cambuk.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di London lebih lanjut mengatakan bahwa pengacara Badawi , Waleed Abu al-Khair juga dipenjara atas tuduhan teroris pada Februari 2014 .

Pernyataan ini datang seminggu setelah Arab Saudi mengumumkan pelaksanaan eksekusi terhadap ulama terkemuka Sheikh Nimr al – Nimr , seorang kritikus rezim Al Saud . Ia adalah salah satu dari 47 orang lainnya, termasuk sejumlah aktivis , yang dieksekusi pada tanggal 2 Januari .

Kelompok hak asasi manusia juga menuduh rezim Al Saud telah banyak melakukan eksekusi sejak tahun lalu, setidaknya 151 orang dieksekusi antara Januari dan November 2015.

Lynch juga mengecam “pengadilan yang tidak adil ” atas hukuman mati yang telah dijatuhkan oleh Arab Saudi, hanya didasarkan pada pengakuan dibawah tekanan dan penyiksaan.

Keponakan dari Sheikh Nimr , Ali al-Nimr , dan beberapa aktivis lainnya , yang dipenjarakan di bawah usia 18 tahun, juga telah menerima hukuman mati.

Riyadh telah berada di bawah tekanan atas pelanggaran hak asasi manusia dan penahanan yang tidak adil serta hukuman tembak demonstran dan penyiksaan dalam beberapa tahun terakhir. [Sfa/AU]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: