Eropa

Amnesty International: Turki Kembalikan Pengungsi Suriah ke Daerah Konflik

18 Desember 2015

ISTANBUL, SALAFYNEWS.COM – Badan Amnesty International menuduh Turki telah menangkap puluhan pengungsi ilegal dan memaksa mereka untuk kembali lagi  ke “daerah konflik”.

Dalam sebuah laporan berjudul “Europe Guard” lembaga internasional itu menyebutkan bahwa pihak berwenang Turki telah menahan para imigran ke pusat penahanan yang terisolasi.  Mereka ditahan tanpa dapat berkomunikasi dengan siapa pun. Laporan juga menyebutkan bahwa para imigran itu mendapatkan perlakuan buruk dari pasukan Turki.

Turki telah menerima sekitar 2,2 juta pengungsi Suriah sejak awal perang saudara pada tahun 2011. Meski ratusan ribu dari mereka telah memilih pergi ke negara-negara Uni Eropa, namun jumlah terbesar dari pengungsi di dunia bertempat Turki.

Amnesty International menyatakan lebih dari 100 kali Turki melakukan deportasi para imigran ke Irak dan Suriah.

Seorang pejabat Turki menyangkal kasus tersebut, dan mengatakan bahwa kurang dari 1% para pengungsi dari Suriah yang mendapatkan pembatasan gerak mereka.

Sementara lembaga hak asasi manusia yang berbasis di London menyebutkan bahwa beberapa anggaran dana yang terkumpul dari Eropa jelas-jelas digunakan untuk pembangunan pusat-pusat penahanan. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: