Analisis

Analis: Paranoidnya “Islam” Kagetan di Negeri Ini

Kamis, 23 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Ahmad Zainul Muttaqin dalam Akun FanPage Facebooknya memberikan sebuah analisa yang menarik tentang pola pikir kelompok “Kagetan” di Indonesia. Berikut tulisannya:

PARANOIDNYA ISLAM KAGETAN DI NEGERI INI

Cara sebagian umat Islam di negeri ini menanggapi peristiwa-peristiwa berikut menjadi fenomena tersendiri bagi saya: (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Tak Perlu Ragu Tertibkan Ormas Islam “Miring”)

  1. Istri Kiai besar NU memenuhi undangan buka puasa di Gereja. Mereka kaget dan berteriak “Astaghfirulloh, ini penistaan terhadap Islam.”
  2. Ada seorang wanita Katolik yang pakai penutup kepala seperti jilbab dan mengenakan kalung salib. Mereka kaget dan berteriak “Astaghfirulloh, para kafir menyamar dan berani menghina Islam.”
  3. Ketika ramai bersliweran di media sosial foto beberapa wanita & anak-anak Nasrani Orthodoks yang sedang beribadah mengenakan jilbab/kerudung. Mereka kaget dan berteriak “Waspada, muncul agama baru yang meniru-niru Islam”
  4. Agnesmo memakai kostum panggung dengan tulisan arab المتّحدة yang artinya “Persatuan”. Mereka kaget dan berteriak “Astaghfirulloh, lagi-lagi penistaan orang kafir terhadap Islam!”
  5. Ada artis Kristen yang syuting makan di bulan Ramadhan. Mereka kaget dan berteriak “Astaghfirulloh, Dasar kafir! Menghina kami kaum muslimin yang lagi puasa.”
  6. Yang terakhir, ada anak muda NU dan wanita berjilbab yang memberi makan anjing lapar yang terlunta. Mereka kaget dan berteriak, “Astaghfirulloh haram. Ini kelakuan orang kafir penista Islam.”

Pertanyaannya adalah: Ada apa dengan umat Islam di negeriku? Sudah begitu kroniskah pola pikir “kagetan” mereka?

Parahnya banyak dari mereka yang tidak mau diobati. Ketika ada orang-orang yang coba memberi pencerahan untuk mengobati penyakit parno mereka, maka akan segera mendapat julukan Liberal, Kafir, Anti-Islam dan berbagai stigma negatif lainnya. Ketika orang lain menjalin toleransi dan berIslam secara moderat, entah kenapa mereka yang merasa dinistakan dan disakiti. (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: “Islam Kaku” Tidak Laku)

Janganlah kagetan, karena orang kagetan akan selalu paranoid, dan orang paranoid akan selalu “playing victim”. Begitu terus polanya berputar bagai lingkaran setan. Ketahuilah, paranoid kalian terhadap yang di luar Islam tidak sedikitpun membawa keuntungan bagi Islam apalagi pembelaan terhadap Islam.

Janganlah bersikap seperti kucing hutan liar yang baru dibawa ke tengah pemukiman manusia. Ketahuilah, tidak ada yang hendak menyakiti kalian. Kalianlah yang sedang menyakiti diri sendiri dengan pola pikir seperti itu. Bukan Islam yang dinistakan, tapi pola pikir jumud kalian lah yang membuat kalian merasa bahwa agama kalian yang sedang dinistakan. (Baca: Ulama Palestina: Wahabi Ajaran ‘Setan’ dan Bukan Islam)

Indonesia memang butuh ISLAM NUSANTARA sebagai pengobat, untuk mengembalikan muslim Indonesia pada Islam yang hakiki, Islam rahmat-nya Muhammad bin Abdullah, bukan Islam parno-nya Muhammad bin Abdul Wahab. (SFA)

‪#‎SiapSiapDiteriakinKafirdanLiberal

Sumber: Akun FP Facebook Ahmad Zainul Muttaqin

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: