Headline News

Analis: Tuduhan Saudi Kepada Houthi yang Serang Mekkah Tak Logis

serang-mekkah

Rabu, 16 November 2016,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Negara-negara Muslim tidak bodoh untuk percaya klaim Saudi bahwa tentara Yaman dan pasukan populer telah menargetkan kota suci Mekkah dengan rudal balistik. Hal ini ditulis sebuah surat kabar harian Arab terkemuka yang menggambarkan tuduhan itu sebagai tidak logis dan lucu. (Baca: Houthi Serang Mekkah dengan Rudal, Benarkah?)

Surat kabar Rai al-Youm yang dijalankan oleh seorang analis Arab terkenal, Abdel Bari Atwan, menulis pada Selasa (15/11)bahwa tuduhan terhadap Ansarullah dan Ali Abdullah Saleh, mantan presiden Yaman itu adalah sebuah tuduhan tidak bijaksana dan tidak logis karena mereka jelas tidak akan bertindak “bodoh” untuk menghasut permusuhan dengan 1.5 miliar Muslim dunia.

“Beberapa negara mungkin berpikir bahwa sebagian besar pemerintah Islam bodoh (hingga percaya terhadap tuduhan serangan itu) tetapi negara-negara Muslim atau sebagian besar dari mereka tidak begitu,” tambahnya. (Baca: OKI: Fitnah Saudi, Serangan Yaman ke Mekkah Sebuah Tindak Pidana Serius)

Apa yang ditulis Rai al-Youm ini mengacu pada pertemuan luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang akan digelar di Mekkah pada hari Kamis mendatang untuk mempelajari dugaan serangan rudal, dan mengatakan pertemuan diadakan meski Ansharullah tidak mungkin menargetkan Mekkah baik di masa lalu maupun masa depan.

Pada tanggal 27 Oktober, tentara Yaman dan pejuang Ansarullah telah menembakkan rudal Borkan-1 (Volcano-1) ke arah Bandara Internasional King Abdul aziz, yang terletak 19 kilometer sebelah utara kota pelabuhan Barat Saudi, Jeddah.

Sebuah sumber militer, berbicara dengan syarat anonim, kemudian mengatakan kepada kantor berita resmi Saba bahwa rudal yang panjangnya 12,5 meter itu telah mencapai target dengan akurat dan meninggalkan kerusakan besar di bandara tersebut. (Baca: Ulama Yaman Kecam Media Saudi yang Sebarkan Berita Hoax Houthi Serang Ka’bah-Mekkah)

Media Saudi, bagaimanapun, melaporkan bahwa sistem rudal kerajaan mencegat dan menghancurkan propelan padat dan rudal jenis Scud itu sebelum bisa menyebabkan kerusakan.

Militer Arab Saudi juga mengklaim bahwa rudal Yaman yang dicegat itu menuju kota suci Mekkah, tapi gerakan Houthi menolak klaim tersebut.

“Arab Saudi selalu membuat klaim yang luar biasa tentang segala sesuatu, tetapi tidak ada yang peduli tentang tuduhan ini,” kata Dr Mostafa Behnam, seorang ahli senior urusan Saudi. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: