Internasional

Ancam Pakistan, Menlu UEA Dikecam

Salafynews.com – Pakistan mengkritik keras pernyataan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash yang melontarkan “ancaman” atas penolakan negerinya  berpartisipasi dalam agresi di Yaman, dan menganggap hal itu sebagai pelanggaran terhadap segala norma diplomatik.

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Chaudhry Nisar mengatakan, apa yang dikatakan Gargash tidak hanya konyol, tapi juga menimbulkan tanda tanya tentang kelayakan ancaman seorang Menteri UEA terhadap Islamabad.

Nisar menganggap kata-kata Gargash sebagai pelanggaran serius terhadap segala  norma diplomatik yang berlaku serta  prinsip-prinsip hubungan internasional.

Gargash mengancam Pakistan dan Turki bahwa penolakan mereka berpartisipasi dalam  agresi terhadap Yaman akan “dibayar mahal”.

Jumat lalu, Parlemen Pakistan  dengan suara bulat menyepakati rancangan resolusi yang mendukung komitmen pemerintahnya untuk melindungi Arab Saudi, namun menolak permintaan  Riyadh untuk mengikutsertakan pasukan, kapal dan pesawat tempurnya menyerang Yaman.

Menteri Luar Negeri UEA, Anwar Gargash, melalui akun Twitter-nya, Sabtu (11/4)  mengecam hasil pemungutan suara dan menggambarkannya sebagai  kontradiksi, berbahaya dan tak terduga. “Sikap Pakistan ini akan memiliki harga mahal.” imbuh Gargash

“Hal ini tidak hanya konyol, tapi juga menimbulkan tanda tanya,  bahwa seorang menteri UEA melontarkan ancaman terhadap Pakistan.” ungkap Menteri Dalam Negeri Pakistan dalam pernyataan suratnya.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Menteri UEA dianggap sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap norma-norma diplomatik yang berlaku dan bersandar pada prinsip-prinsip hubungan internasional.”

Sebelumnya Nisar mengatakan, “Pakistan adalah negara terhormat dan memiliki hubungan persaudaraan dengan  rakyat Emirat dan Arab Saudi. Namun pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri UEA ini dianggap sebagai penghinaan terhadap Pakistan dan rakyatnya, dan sama sekali tidak dapat diterima.”

Perlu dicatat bahwa Pakistan adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan UEA pada tahun 1971, dan membangun hubungan perdagangan yang erat. (ss)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: