Internasional

Angka Kemiskinan Saudi Meningkat Semenjak Agresi Ke Yaman

Salafynews.com, RIYADH – Beberapa sumber informasi di Riyadh mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Arab Saudi meningkat semenjak dimulainya agresi koalisi pimpinan Saudi atas Yaman beberapa bulan yang lalu. ( Baca  Saudi Negeri Dongeng, Tapi Nyata)

“Kementrian Perekonomian Saudi baru-baru ini mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa angka rata-rata kemiskinan di Arab Saudi naik menjadi 20% dari angka sebelumnya yaitu 14%,” ungkap seorang informan di Kementrian Perekonomian Saudi kepada FNA pada hari Rabu (23/7). (Baca Arab Saudi bukan “Negara Islam”, Tapi “Penjual Islam”)

SAudi-arabia-Flickr-Faisal-AlKhudairy-630x400

Pengemis Saudi Sedang Tidur di Trotoar

Informan itu menyatakan bahwa pihak kerajaan tidak melakukan tindakan apapun dalam rangka mengurangi jumlah kemiskinan,

“UNICEF telah mengumumkan dalam laporan tahunannya bahwa setidaknya 4000 anak-anak di Arab Saudi tidak lagi bersekolah seiring meningkatnya angka kemiskinan yang telah mempengaruhi kekuatan ekonomi keluarga mereka,” jelasnya.

Bulan Juni lalu, seorang politisi Saudi mengungkap bahwa sejumlah rakyat Saudi terancam kelaparan akibat kurangnya perhatian pemerintah. ( Baca Arab Saudi bukan “Negara Islam”, Tapi “Penjual Islam”)

Tala Ahmed mengatakan kepada FNA bahwa sejumlah besar warga Saudi yang tinggal di perbatasan bahkan susah menemui kebutuhan sehari-hari mereka. Mereka mengeluh bahwa tentara Saudi telah menjarah rumah-rumah mereka.

Pada bulan Agustus 2013, seorang intelektual Saudi memperingatkan bahwa lebih dari 10 juta warga Saudi tinggal dibawah garis kemiskinan.

“Lebih dari 10 juta warga Saudi hanya bisa mendapat lebih sedikit dari kebutuhan dasar mereka,” ungkap Tawfik el-Seif kala itu.

Dia menegaskan bahwa menurut statistik yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja dan Sosial Saudi, lebih dari tiga juta orang dalam kondisi sangat  membutuhkan bantuan pemerintah akibat kemiskinan mereka. ( Baca Antara Haramain dan Kerajaan Monarki Arab Saudi)

Seif mendesak rezim Saudi untuk membantu orang-orang miskin, ia menggaris bawahi  bahwa sebagian besar lain dari masyarakat Saudi menikmati kekayaan yang cukup untuk mengatasi kemiskinan yang ada. ( Baca Mekkah dan Madinah Bukan Milik Kerajaan Saudi )

Hingga hari ini, Kamis (23/7), Arab Saudi telah melancarkan 120 hari serangan ke negara tetangganya Yaman demi mengembalikan mantan presiden yang buron, Mansour Hadi, sekutu dekat Saudi untuk kembali berkuasa. Meskipun Riyadh mengklaim bahwa pihaknya hanya membom dan menyerang posisi para pejuang Ansharullah, namun jet tempur Saudi pada kenyataannya menyasar pemukiman penduduk dan infrastruktur sipil. Hingga kini, tercatat 5.166 korban jiwa telah jatuh di Yaman, yang kebanyakannya adalah wanita dan anak-anak. (SFA/LM/FNA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: