Internasional

Ansarullah Ancam Serang Ladang Minyak dan Gas Saudi Jika Terus Serang Yaman

Salafynews.com, SANA’A – Seorang Komandan Ansarullah memperingatkan kepada Saudi bahwa gerakan revolusioner itu akan menargetkan lading minyak dan gas Saudi jika monarki tersebut terus-menerus melanggar gencatan senjata yang disponsori PBB.

Pasukan Ansarullah

“Kami akan menargetkan area kaya minyak Saudi jika pemerintahan Riyadh terus-menerus menyerang Yaman dan akan merubah kesetaraan ekonomi di wilayah Yaman,” ungkap komandan Ansarullah kepada FNA pada hari Sabtu (11/7) kemarin.

Ia menekankan bahwa menyerang ladang minyak Saudi sama dengan menyerang akar terorisme, terutama ISIS, Israel dan AS, karena ekonomi Saudi adalah pendukung utama terorisme di kawasan.

Sebelumnya, jet tempur Saudi telah menyerang dua tanker minyak Yaman di teluk Aden beberapa menit setelah gencatan senjata yang disponsori PBB dimulai.

Jet-jet tempur Saudi terus melanggar gencatan senjata PBB sejak awal diberlakukannya dengan terus menyerang sekolah-sekolah dan infrastruktur Yaman.

Website al-Ahd melaporkan pada Sabtu (11/7), bahwa serangan udara terus dilakukan jet-jet tempur Kerajaan, dengan bukti Saudi menyerang beberapa tanker minyak milik Yaman, dan sebuah kendaraan yang membawa seorang wanita di jalan raya Al-Beyza.

Mohammad al-Bukhaitu, seorang pemimpin tinggi Ansarullah, mengatakan bahwa rezim Saudi telah berulangkali melanggar gencatan senjata yang disponsori PBB dengan membombardir beberapa wilayah berbeda di Yaman pada hari Sabtu kemarin. Baca PBB umumkan Jeda Kemanusiaan Dimulai Jum’at

Beberapa jam kemudian, pasukan Yaman memperingatkan bahwa mereka akan merespon keras setiap pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan pasukan Saudi.

“Pasukan bersenjata Yaman akan merespon para agresor dengan segala cara jika mereka melanggar gencatan senjata,” ungkap Juru Bicara Angkatan Darat Yaman, Brigjen Sharaf Luqman.

Brigadir Jenderal Luqman mengatakan bahwa masyarakat internasional dan PBB  berkewajiban untuk mengembalikan gencatan senjata di Yaman, khususnya karena di bawah kondisi seperti ini, dimana Arab Saudi bersikeras melanjutkan serangan udaranya terhadap orang-orang Yaman.

PBB mengumumkan gencatan senjata lima hari di Yaman pada hari Jumat, tetapi pesawat tempur Saudi telah melanggar gencatan senjata beberapa kali. (SFA/LM)

1 Comment

1 Comment

  1. Shiar Islam

    October 23, 2015 at 10:12 am

    Arab Saudi hanya berani memerangi sesama saudaranya Muslim, akan tetapi mereka sangat gentar dan takut kepada musuh sebenarnya yaitu Zionis Yahudi dan penolong mereka, Padahal pengganas Yahudi terang terangan menceroboh Masjid al-Aqsa, merampok tanah air Palistina dan mengusir serta membunuh budak kecil, kaum wanita dan orang tua, mengotori masjid suci itu malah beberapa kali telah cuba membakarnya, dan berusaha meruntuhkan masjid itu dengan cara mengorek lubang dibawahnya, supaya disatu saat Msjid al-Aqsa dapat dilenyapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: