Internasional

Ansharullah : Sanksi PBB Memberi Jalan Kemenangan ISIS dan Al-Qaeda

Salafynews.com – Dewan politik gerakan Ansharullah Yaman menolak kelanjutan agresi brutal, yang diberi nama “Decisive strom Operation” pimpinan Arab Saudi sejak 26 Maret lalu.

Dewan politik gerakan itu dalam sebuah pernyataannya mengatakan perlunya mengatasi agresi dengan segala cara yang tersedia, dan kemenangan bagi kedaulatan Yaman serta pengorbanan besar yang  disajikan oleh putera-putera Yaman.

Dewan  menaruh rasa hormat atas ketabahan rakyat Yaman yang pemberani di hadapan agresi yang zalim, dan memuji kebersamaan serta upaya luar biasa yang telah dikerahkan oleh putera-putera Yaman  dalam memperkuat front internal dan eksternal yang memiliki kesiapan penuh.

Tentang tuduhan-tuduhan yang terkandung dalam resolusi Dewan Keamanan (2216) dan diarahkan kepada Abdul Malik Badr al-Din al-Houthi dan dua petinggi  Ansarullah, Dewan Politik menolak keras penambahan nama Abdul Malik al-Houtsi dan setiap warga negara Yaman yang lain dalam daftar sanksi berdasarkan Bab VII.

Dewan itu menegaskan bahwa resolusi ini adalah keputusan yang tidak adil dan dikeluarkan untuk memenangkan para algojo dari pada para korban dan berpihak kepada koalisi agresi ketimbang rakyat Yaman, tanpa memberikan perhatian terhadap kompleksitas dan pendalaman krisis. Itu sebenarnya bukan hal baru, tetapi memperkuat keyakinan rakyat  Yaman atas sikap yang senantiasa jauh dari bangsa-bangsa dan kaum tertindas di dunia ini. Seharusnya sanksi DK PBB diberlakukan untuk para pembunuh dan vampir yang membunuh dan membinasakan serta memblokade rakyat secara keseluruhan,  termasuk melanggar kedaulatan dan martabat.  Sanksi ini tidak untuk apapun melainkan untuk memberikan kemenangan bagi al-Qaeda dan ISIS, dan memuaskan dominasi dan hegemoni serta mencegah pembangunan negara Yaman yang adil dan independen.

Dewan Politik menekankan pentingnya pasukan militer, keamanan dan komite rakyat mengejar anasir al-Qaeda dan ISIS di provinsi manapun di Yaman, yang  merupakan ancaman terhadap keamanan dan stabilitas negara.

Dewan politik gerakan Ansarullah menyinggung bahwa orang-orang Yaman tidak akan menyerah untuk mewujudkan impian mereka membangun negara yang adil dan independen, apa pun kesulitan dan tantangan yang dihadapi, melalui penerapan hasil-hasil Dialog Nasional dan kesepakatan damai serta kemitraan nasional sesuai dengan jalur transisi yang dilalui oleh negara.

Dewan politik meminta semua negara yang bersaudara dan bersahabat untuk menghormati kehendak rakyat Yaman dan berdiri dengan pilihannya, yang bertujuan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang tersisa dari tahap transisi, terutama penyelesaian penyusunan konstitusi dan referendum dan kemudian mereformasi sistem pemilu serta pelaksanaan pemilu.

Dewan politik gerakan Ansharullah menganggap setiap keputusan yang dikeluarkan oleh Hadi adalah tidak sah, mengingat keputusan itu dikeluarkan secara inkonstitusional, dan bahwa setiap aturan harus merupakan hasil dari dialog antar kekuatan politik dan komponen di dalam negeri.

Dewan menghargai sikap negara-negara sahabat yang menolak agresi terhadap rakyat Yaman dan partisipasi di dalamnya, dan mengapresiasi upaya sebagian untuk menghentikan agresi ini. Sebagaimana pula menyeru negara-negara sahabat yang hendak didesak oleh Arab Saudi yang di baliknya pemerintah AS, terlibat dalam agresi, agar tidak terlibat dalam penumpahan darah rakyat Yaman yang dikat dengan ikatan persaudaraan dan agama.

Ditegaskan bahwa Yaman tidak menimbulkan ancaman apapun kepada negara-negara tetangga. Dan ketakutan-ketakutan yang dikemukakan untuk membenarkan agresi, seperti isu dakwaan menjadikan tempat-tempat suci Islam di Mekkah dan Madinah sebagai target, dan dakwaan menargetkan kepentingan-kepentingan pihak lain serta ancaman terhadap keamanan nasional Arab, tidak lain adalah tuduhan palsu dan bid’ah konyol yang bertujuan menyesatkan opini publik dan  menghimpunnya ke barisan agresor serta melegitimasi keterlibatan apapun di dalamnya.

Dewan politik menyeru negara-negara sahabat memikul tanggung jawab atas situasi kemanusiaan yang memburuk di Yaman, dan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk menyalurkan kepada orang-orang yang terkena dampak agresi brutal di Yaman. (ss)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: