Amerika

AS Berupaya Batasi Senjata Nuklir Pakistan

WASHINGTON, Salafynews.com – Presiden AS Barack Obama sedang menimbang cara untuk membatasi persediaan senjata nuklir Pakistan, yang dianggap sebagai senjata nuklir yang tumbuh paling cepat di dunia.

Washington sedang dalam pembicaraan dengan Islamabad untuk mencapai kesepakatan pengawasan senjata nuklir, menjelang kunjungan Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif ke Gedung Putih pekan depan, The New York Times melaporkan, Kamis (15/10).

Negosiasi terfokus pada kekhawatiran AS terhadap Pakistan, yang mungkin saja menyebarkan senjata nuklir taktis kecil yang jauh lebih sulit untuk mengamankan dari senjata yang lebih besar, kata surat kabar itu.

Senjata nuklir taktis secara eksplisit dimodelkan pada senjata Amerika Serikat yang dikerahkan di Eropa selama Perang Dingin untuk mencegah invasi Rusia.

Tetapi para ahli telah menyatakan keraguan yang mendalam bahwa Pakistan siap untuk menempatkan pembatasan pada program yang dianggap kebanggaan bangsa.

The Washington Post melaporkan pemerintahan Obama menolak untuk mengomentari pembicaraan sebelum kunjungan Sharif.

Sejauh ini, sebagian besar upaya untuk mengatasi masalah ini telah ditempuh. Kebanyakan ahli proliferasi mempertimbangkan masalah nuklir Pakistan yang paling berbahaya di bumi.

Sebelumnya Abdul Qadeer Khan, salah satu pendiri program nuklir Pakistan, tertangkap menjual teknologi nuklir ke beberapa negara. Khan diduga telah menjual peralatan yang dibutuhkan untuk membuat bahan bakar nuklir. Korea Utara dan Libya di antara kliennya.

Selama pemerintahan George W. Bush, AS telah menghabiskan sebanyak $ 100 juta untuk program sangat rahasia dalam membantu mengamankan senjata nuklir Pakistan, dalam bentuk penyediaan keamanan fisik serta pelatihan personil keamanan Pakistan.

Presiden Obama telah melanjutkan upaya mereka. Pejabat dari Departemen Luar Negeri, Departemen Energi dan pejabat intelijen telah mengadakan pertemuan rahasia dengan para pejabat senior Pakistan dari Divisi yang mengontrol persenjataan negara itu. [Sfa/Ptv]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: