Eropa

AS Lanjutkan Politik “Pecah Belah dan Kuasai” Untuk Kendalikan Timteng

Salafynews.com, LONDON – Press Tv telah mewawancarai  Shabbir Hassanally, seorang aktifis dan cendekiawan muslim dari London, serta mewawancarai Lawrence Korb, mantan asisten sekretaris pertahanan AS Di Washington, untuk membicarakan pidato terakhir pimpinan tertinggi Republik Islam Iran mengenai strategi AS untuk menabur benih perselisihan diantara negara-negara Islam.

Lawrence Korb menyatakan bahwa karena seruan pemerintah Irak lah Amerika memerangi ISIS yang selalu bertindak sadis. Ia juga percaya bukan AS yang berada di balik pembentukan ISIS maupun ketidakstabilan di wilayah tersebut.

Hassanaly menyatakan bahwa pesan peringatan Ayatullah Ali Khamenei mengenai upaya AS, Inggris dan Barat secara keseluruhan yang sengaja menabur benih perpecahan diantara negara-negara Islam. Ia menambahkan bahwa AS kini tengah melanjutkan politik lama dinasti Inggris yaitu politik “pecah belah dan kuasai.”

Menanggapi pertanyaan mengenai keengganan AS dalam mengalahkan kelompok teroris ISIS di Irak dan Suriah, cendekiawan Islam itu mengatakan bahwa Washington memang memerlukan elemen-elemen teroris di Timur-Tengah guna menakut-nakuti kaum muslimin, menciptakan ketidakstabilan di wilayah tersebut, dan mengendalikan pasar emas hitam (minyak) nya, serta untuk  melindungi eksistensi rezim Israel.

Kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah pada dasarnya adalah, memicu konflik sektarian, lantas menepi untuk kemudian menonton orang-orang saling bunuh, Hassanaly menyimpulkan. [SFA] 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: