Internasional

Assad; Kemunafikan Barat Dalam Memerangi Terorisme

DAMASKUS, Salafynews.com – Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengecam Barat atas pendekatan munafik mereka dalam memerangi teroris takfiri yang beroperasi di negara-negara Arab.

Pada hari Minggu(26/7), Assad, di hadapan organisasi-organisasi publik dan industri di ibukota, Damaskus mengatakan bahwa Barat telah memilih jalan kemunafikan dalam mengatasi isu terorisme, padahal negara-negara Barat itu sendirilah yang telah menciptakan kelompok-kelompok teroris yang kini beroperasi di Suriah.

bashar assad“Mereka(negara-negara Barat), menyebutnya terorisme jika hal itu menyerang mereka, dan(menyebutnya) revolusi, kebebasan, demokrasi dan HAM jika mereka menyerang kita,” ucap Presiden Assad mengacu kepada maraknya operasi kelompok-kelompok teroris di Suriah.

Presiden Suriah itu menggambarkan terorisme sebagai “sebuah ideologi yang sakit, doktrin yang menyimpang dan sebuah latihan anaomali yang muncul dan tumbuh di lingkungan yang bodoh dan terbelakang,” ia juga menekankan bahwa kekuatan-kekuatan hegemoni dan kolonial adalah pencipta organisasi-organisasi teroris ini, mendorong mereka dan terus mendukung mereka.

“Bagaimana bisa mereka yang menebar benih-benih terorisme dapat melawan terorisme itu sendiri?” tanyanya kepada para hadirin.

Ia kemudian menambahkan bahwa terorisme dapat diperangi melalui “kebijakan politik yang realistis dan rasional berdasar kepada keadilan dan penghormatan terhadap kehendak rakyat.”

Dalam pernyataannya yang lain, Assad menyatakan bahwa ia menerima dengan baik inisiatif positif yang bertujuan untuk mengakhiri krisis yang masih berlangsung di negeri itu, ia juga menambahkan bahwa pemerintahan Suriah mempertimbangkan semua kesempatan untuk mengakhiri krisis karena pihaknya memang mencari perdamaian.

Ia juga mengatakan bahwa solusi politik dalm krisis di Suriah harus memiliki tujuan utama memerangi teror. Ia juga menambahkan bahwa rencana apapun yang tidak berdasar pada tujuan memerangi teror maka tidak akan mencapai kesuksesan.

Assad menyatakan bahwa pemerintah dan rakyat Suriah tidak pernah menginginkan perang. Mereka kini berjuang dalam pertempuran yang dipaksakan kepada mereka.

Sejak awal dimulainya Krisis, Suriah hanya mengandalkan pasukannya, rakyatnya serta beberapa negara sahabatnya tanpa pernah menerima dukungan apapaun dari negera-negara hegemoni Barat dalam perang melawan terorisme tersebut, jelas sang Presiden lebih lanjut.

“Setelah perang selama bertahun-tahun, rakyat Suriah masih tetap tangguh,(dan) penuh pengorbanan demi tanah air mereka, dan jika mereka ingin menyerah, mereka tidak akan mau menunggu selama ini,” ungkap Presiden Bashar Assad.

Presiden Assad juga menghargai dukungan Iran, Rusia, China serta gerakan perlawanan Libanon yaitu Hizbullah yang telah membantu bangsa Suriah dalam beberapa tahun penuh kekacauan belakangan ini.

Teroris dukungan asing telah memulai kampanye mematikan mereka terhadap Suriah semenjak tahun 2011. Menurut Obesrvatorium HAM Suriah, militansi kelompok takfiri itu hingga kini telah menewaskan lebih 230.000 orang. (lm/PTV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: