Nasional

Banser-MWC NU Sukolilo Tolak Kajian Gembong Wahabi Syafiq Basalamah di Kampus ITS

Sabtu, 10 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Wahabi adalah Ideologi para pendukung khilafah, mereka menyebarkan dai-dainya masuk ke ranah pendidikan dan sosial masyarakat, yang mereka sasar adalah komunitas NU dan Muhammadiyah. Upaya menyusupkan konsep kekhilafahan dan Wahabisme ini, dan banyak yang terpengaruh oleh ideologi ini. Konsep khilafah sebenarnya banyak yang menentang. Alasannya sederhana. Lihatlah Suriah, ketika dikuasai oleh kelompok ISIS. Kenapa ISIS? Karena ISIS mengusung konsep khilafah, dengan memilih Abu Bakr Al Baghdadi sebagai pimpinannya, dan mereka melakukan makar kepada pemerintahan setempat. Dan apa yang terjadi? Bukanlah rahmatan lil alamain, tapi justru kehancuran yang merata di seluruh penjuru negeri. Lalu kenapa konsep ini masih ingin diperjuangkan dan dibiarkan berkembang? (Baca: Ansor dan Banser Datangi Mapolres Situbondo Tolak Kedatangan Gembong Wahabi Syafiq Basalamah)

Baru-baru ini MWC NU Sukolilo Surabaya menyikapi akan rencana diadakannya kajian oleh da’i dan gembong Wahabi Syafiq Basalamah yang rencananya akan diadakan pada tanggal 11 September 2016 di Masjid Manarul Ilmi Kampus ITS Surabaya.

Langkah cepat diambil oleh jajaran MWC NU Sukolilo Surabaya dengan mengadakan rapat bersama pihak-pihak yang terkait di kampus ITS Surabaya. Pihak MWC NU Sukolilo ditemani banser juga berkoordinasi dengan Polsek Sukolilo. Dan hasilnya adalah acara kajian Wahabi tersebut DIBATALKAN. (Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video)

Harap diketahui, pergerakan Wahabi/Salafi di kampus, terutama ITS sudah sangat lama berkembang. Dan kebetulan mereka minta izin kepada ta’mir masjid untuk bisa mengadakan acara tersebut di masjid manarul ilmi ITS.

Jadi, acara kajian ini bukan acaranya ta’mir masjid ITS, tapi murni acaranya kelompok Sekte Wahabi/Salafi yang bersarang di kampus ITS Surabaya. (Baca: Ribuan Warga Pamekasan Tolak Ceramah Gembong Wahabi Syafiq Riza Basalamah)

Dan sudah ketentuan dan peraturan yang jelas dari ta’mir masjid manarul ilmi mengenai kajian yang diselenggarakan di masjid manarul ilmi kampus ITS, yaitu tidak boleh menghujat salah satu ormas lain apalagi sampai membid’ahkan, menyesatkan bahkan mengkafirkan. Sejauh ini pihak takmir masjid sebatas mengawasinya. (SFA/KopasusSarkub)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: