Umum

Bashar Assad: Saya Bukan Boneka Kremlin Seperti Tuduhan Barat

Senin, 07 November 2016,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa pemerintah Suriah siap untuk berkompromi dengan semua pihak yang meletakkan senjatanya, dan Damaskus membuka koridor kemanusiaan sebagai jalur keluar bagi orang-orang itu, namun para teroris telah membomnya. (Baca: Pertemuan Bashar Assad dengan Wartawan Barat)

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Inggris “Sunday Times” Assad mengatakan bahwa ia “tidak menyesal” terhadap segala sesuatu yang terjadi dan tidak ada pilihan di depannya kecuali solusi militer, dan hanya ini solusi yang ada antara Suriah dan kelompok ekstrimis berkedok Islam yang datang dari luar negeri, sebagaimana diansir al-Mayadeen.

Assad menekankan bahwa “kota Aleppo yang daerah-daerahnya diduduki para teroris, telah kami bebaskan dari penguasaan ISIS”. (Baca: Presiden Bashar Assad Perpanjang Dekrit Ampunan Kepada Pemberontak)

Surat kabar ini mengutip dari presiden Suriah, Bashar Assad yang mengatakan bahwa “di masa lalu, setiap aku mengatakan sesuatu mereka selalu mengatakan bahwa presiden Suriah mengingkari kenyataan”.

Ia mengatakan bahwa situasi sekarang telah berbeda, ia menekankan bahwa “pihak Barat telah menjadi jauh lebih lemah dan mereka sudah tidak memiliki sesuatu yang bisa diandalkan untuk menjelaskan apa yang terjadi di Suriah”.

Surat kabar Sunday Times menyebutkan bahwa Preiden Suriah menegaskan bahwa ia “bukanlah boneka Kremlin” seperti yang disebut-sebut Barat, ia juga mengatakan bahwa “Warga Suriah yang sebelumnya menentangnya, saat ini telah menjadi pendukungnya, karena mereka mengetahui bahwa pengganti dirinya akan jauh lebih buruk”. (Baca: Assad; Kebijakan AS Bertabrakan Dengan Kepentingan Rakyat Amerika)

Surat kabar itu mengutip dari Presiden Suriah yang mengatakan bahwa “organisasi teroris ISIS telah membawa lari minyak Iraq yang diambil dari ladang-ladang minyak Iraq di bawah pantauan satelit AS dan pihak Barat sama sekali tidak mengatakan apapun mengenai kejadian ini”. Ia juga menegaskan bahwa “Sejak intervensi Rusia, ISIS mulai melemah dan mengalami banyak kemunduran. (SFA)

Sumber: Arabic.SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: