Internasional

BBC Pro Israel, Tiba-tiba Ganti Judul Serangan Tentara Israel ke RS Hebron

21 November 2015,

SALAFYNEWS.COM, PALESTINA – Pada dini hari tanggal 12 November 2015, dua tentara bersenjata Israel, yang salah satunya berpura-pura sebagai seorang perempuan hamil warga Palestina, sedangkan yang lainnya menggunakan jenggot palsu, menyerang sebuah rumah sakit di Hebron dan menembak mati seorang pria Palestina berusia 28 tahun.

Tidak seperti biasanya saat melaporkan tindakan kejam Israel, BBC mengenai hal ini secara terus terang memberitakan dalam artikel di websitenya dengan judul “Israel menembak mati warga Palestina dalam serangan ke rumah sakit Hebron”

Itu adalah judul yang memang sesuai dengan kejadian perkara, namun kemudian di hari yang sama, judul itu kemudian berubah menjadi, “ Israel dalam penyamaran, melakukan serangan ke rumah sakit Hebron untuk menangkap tersangka.”

Sebagaimana standar praktis BBC, pembaharuan tidak di tulis di bagian atas halaman, sehingga pembaca baru tidak akan menyadari bahwa judul sebelumnya telah dirubah.

Namun bagaimanapun juga hal itu terdeteksi oleh pengawas Media, Media Lens, yang kemudian memposting gambar captured dari dua judul yang berbeda itu di laman facebook mereka dengan catatan berupa pertanyaan, “Apa yang terjadi? Tangkisan Pro Israel? Tunduk pada tekanan pro-Israel?

Pertanyaan-pertanyaan itu kemudian mengacu pada pertukaran dokumen yang terjadi antara BBC, Kantor Press Pemerintah Israel, dan Kedubes Israel di London di awal Oktober lalu mengenai judul berita yang lain, dimana BBC juga merubah judul beritanya demi kepentingan Israel.

BBCWaktu itu The Times of Israel menulis, “Kantor Press Pemerintah Israel pada hari Minggu telah memperingatkan BBC bahwa pihak (kantor berita itu) bisa menghadapi sangsi karena menulis judul berita utama yang menoroti kematian seorang teroris Palestina, yang telah ditembak mati polisi Israel di hari Sabtu setelah dengan fatal menusuk dua warga Israel, dan tidak menyoroti serangan yang dilakukannya.

Website itu juga menambahkan bahwa sebuah surat bernada kasar telah dikirim kepada Richard Palmer, ketua Biro BBC di Israel oleh ketua GPO,” dan bahwa kedutaan Israel di London telah memerintahkan jaringan berita itu untuk mengubah judul berita utamanya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: