Nasional

Beda Assad Dan Erdogan Perlakukan Indonesia

Minggu, 31 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Inilah beda perlakuan antara Bashar Assad dan Erdogan Kepada Indonesia. 5 tahun sudah Bashar al Assad menghadapi pemberontakan berdarah oleh puluhan ribu militan takfiri asing dari ratusan negara yang menginvasi negaranya (termasuk Indonesia). Namun tak sekalipun ia pernah meminta Indonesia menutup pesantren-pesantren atau yayasan pendidikan radikal disini yang menyerukan “Jihad” ke negaranya dan merekrut para jihadis untuk mengacau di Suriah. (Baca: Turki Minta Indonesia Tutup Kampus UIN Karena Dianggap Terlibat Teroris)

Tapi cuma 4 jam aksi “kudeta-kudetaan” para tentara muda pangkat rendah minim pengalaman di Turki, Sultan Erdogan mengamuk meminta seluruh yayasan pendidikan milik oposisinya di seluruh dunia ditutup. Ia sendiri telah memecat puluhan ribu guru dan menutup ribuan lembaga pendidikan di negaranya. Dan sembilan sekolah berprestasi di Indonesia kini menjadi sasaran amukannya.

Halo pak Khalifah, jangan lupa Indonesia itu bukan provinsi dalam kekhalifahanmu. Indonesia juga bukan kelurahan di kecamatan Ottoman yang kau impikan. (Baca: Pemerintah Indonesia Minta Turki Tak Campuri Sekolah Indonesia)

Daripada ente mimpi basah di siang bolong, mending ente angkut para Turkimin dan Turkiyem “imigran gelap Turki” berhidung pesek disini yang sering caci-maki pemimpin sendiri dan bikin rusuh di NKRI. Silakan angkut dah semua ke negara ente, gratis! Lagipula mereka sejak dulu sangat memimpikan jadi tukang pel di Istana Triliunan ente, siapa tahu berguna. Gue request, gelombang pertama angkut si Jonru! (SFA)

Sumber: Akun Facebook Ahmad Zainul Muttaqin

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: