Nasional

Bersama NU, Netizen Lawan Radikalisme

Minggu, 01 Januari 2017, 10.03 wib

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kuatnya Cyber Army yang dimiliki oleh kelompok radikal di medsos yang sering menyebarkan info-info adu domba dan hoax, dan menyerang NU, karena info yang mereka sebarkan dapat membahayakan bagi persatuan dan kesatuan NKRI, dan kebehinnekaan serta keberagaman beragama, oleh karena itu para Netizen NU membuat perlawanan dengan menyebarkan jaringan di medsos. Dalam sebuah acara “Bersama NU, Netizen Lawan Radikalisme”, yang digagas oleh para pegiat media sosial dari NU, mengajak warga dan masyarakat Indonesia untuk melek media untuk menghadapi masifnya gerakan radikal di dunia maya, mari kita jadikan tahun 2017 sebagai tahun perlawanan orang-orang baik yang tadinya diam, karena media sosial adalah medan pertempuran, dan DIAM SUDAH BUKAN PILIHAN. (Baca: WASPADA! Inilah Ciri Manusia yang Terjangkit Wabah Takfirisme, Radikalisme, Ekstrimisme)

NU mengajak Netizen perangi Cyber Army kelompok radikal dengan langkah-langkah seperti dibawah ini:

  1. SHARE, SHARE, SHARE! Klik tombol share sebisa mungkin pada setiap berita positif, tulisan kritis, meme, dll.. pegang prinsip “syarat kezaliman untuk menang adalah orang baik diam”. Jadi saat anda ragu menshare, radikalisme telah menang
  2. UNFRIEND/BLOCK. Salah satu alasan orang baik ragu menshare status positif adalah karena ingin menghindari cekcok dengan kawan. Orang yang memusuhi anda atas status positif anda, artinya ia BUKAN kawan anda. Jangan ragu unfriend/block bila anda tidak suka berdebat
  3. TURN BACK HOAX. kenapa Indonesia darurat HOAX? karena penyebar HOAX sadar akan filosofi “kebohongan bila dilakukan secara massif, lama-lama akan dianggap kebenaran”. HOAX yang dishare puluhan ribu bisa mempengaruhi orang. Lawan ini dengan SHARE klarifikasi HOAX sebanyak-banyaknya.
  4. RAMAIKAN TAGAR TWITTER. Bagi pemilik akun twitter, NU mengajak para Twits untuk bantu mencuitkan TAGAR (Hashtag) yang nantinya diberikan melalui page ini.. Karena tagar twitter sering terbukti mampu menggerakkan media, jadi headline berita media.
  5. COPAS & LEMPAR. Saat anda membaca tulisan bagus dari pegiat medsos seperti Denny Siregar, Kang Hasan, Prof. Sumanto, dll. kali ini tak cukup hanya kasih jempol & klik share saja.. COPY PASTE juga lalu lempar di grup WA. Broadcast WA/BBM terbukti bisa mempengaruhi massa
  6. BIKIN GRUP CHAT. Bersama kawan-kawan sepemikiran, bikin grup chat WA / BBM, lalu pantau topik yang sedang viral/trending di media sosial. Gerakkan kawan-kawan untuk laporkan massal status intoleran di facebook, twitter, IG, dll. Tanya kawan yang mengerti cara melaporkan
  7. JANGAN DIAM. Media sosial terbukti punya pengaruh mengerikan bila disalah gunakan untuk tujuan-tujuan tidak baik. Diam anda bisa dibayar mahal oleh bangsa. Maka jangan diam.. Lakukan sesuatu! Share, Copas tulisan, broadcast di grup WA/BBM, laporkan massal

INGAT.. kenapa postingan HOAX dan hasutan SARA sering dishare sampai ribuan? karena kelompok radikal paham akan filosofi “kebohongan bila dilakukan secara massif, lama-lama akan dianggap kebenaran”. (Baca: Denny Siregar: HOAX Adalah Senjata Penghancur Massal Tercanggih Saat ini)

Kasus Equil dan Sari Roti adalah BUKTI suksesnya penerapan filosofi ini. Orang dibuat percaya air mineral Equil adalah “miras”. Massa pun mampu digerakkan untuk boikot Sari Roti.

Kalau bukan kita siapa lagi?

Kalau tidak sekarang kapan lagi?

Bersama NU, Netizen Lawan HOAX!

Karena HOAX adalah Radikalisme

Karena HOAX adalah Terorisme

Kini waktunya untuk orang baik MELAWAN. Bersama NU Netizen lawan Radikalisme di media sosial. Anda, saya, kita semua warga dunia maya facebook, twitter, IG, dst. (SFA)

Sumber: Ustad Abu Janda Al-Boliwudi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: