Internasional

Blak-blakan! Hassan Nasrallah Sebut Wahabisme Lebih Jahat dari Zionis

Rabu, 28 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, LEBANON – Sekjen gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon mengatakan ideologi radikal Wahabisme lebih jahat dan lebih merusak daripada rezim Zionis Israel.

Sekretaris jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, membuat pernyataan itu dalam pertemuan tahunan dengan ribuan muslim Lebanon dalam upacara menyambut bulan Muharram, koran Al Akhbar Lebanon melaporkan pada hari Selasa (27/09). (Baca: Ini Janji Hizbullah Hadapi Tekanan Saudi dan AS)

Sekjen Hizbullah menganggap ideologi Wahabisme bertanggung jawab atas rusaknya citra Islam di seluruh dunia. “Wahabisme lebih jahat dari Israel, terutama usaha mereka dalam pembunuhan orang yang berseberangan dan menghilangkan apapun yang ada hubungannya dengan Islam dan sejarahnya,” katanya.

“Proyek ini diluncurkan pada tahun 2011, bukan Sunni-Syiah. Peran yang dimainkan oleh layanan mata-mata benar-benar jelas disini. Kita harus menggunakan kesempatan ini untuk menghancurkan Wahabisme dan melenyapkan kejahatan mereka,” tambahnya.

Hasan Nasrallah juga mengatakan ini bukan antara Syiah dan Sunni, tapi antara Islam dan Wahabisme. (Baca: Wikileaks Retas Email Hillary Clinton, Perang Sektarian Modal Barat Hancurkan Islam)

Wahabisme adalah ideologi radikal yang mendominasi Arab Saudi, yang bebas disebarkan oleh ulama yang didukung oleh kerajaan Al Saud, dan menjadi inspirasi teroris di seluruh dunia. ISIS dan kelompok-kelompok teror Takfiri lainnya dengan meyakini ideologi ini untuk menyatakan orang bertentangan dengan mereka sebagai “kafir” dan kemudian membunuh mereka.

Sekjen Hizbullah juga mengatakan ancaman yang besar lagi dari Wahabisme dan Zionisme adalah “Syiah Takfiri dari Inggris,” yang sedang dipromosikan oleh tokoh-tokoh pseudo-agama, yang disebut sebagai tentara bayaran dari intelijen Barat. (Baca: Ulama ASWAJA Lebanon Jelaskan Fakta Siapa Hizbullah dan Sepak Terjangnya?)

Hizbullah punya kepentingan untuk mencegah aliran terorisme Wahabi masuk ke Lebanon, sambil membantu pemerintah Suriah dalam memerangi mereka.

Sekjen Hizbullah mengatakan Arab Saudi telah meningkatkan ketegangan dan berusaha menyeret bentrokan kepada konflik sektarian dengan bantuan AS dan Inggris.

Mengacu pada konflik Suriah, ia juga mengatakan tidak ada kelompok-kelompok bersenjata di Suriah yang disebut “moderat”, dan memperingatkan bahwa mereka semua bekerjasama dengan ISIS atau Jabhat al-Nusra dalam melawan pemerintahan sah Suriah.

Hasan Nasrallah juga mengatakan tidak ada solusi politik bagi konflik Suriah. “Perkembangan di (medan pertempuran) pada akhirnya akan menentukan (hasil),” katanya blak-blakan. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: