Afrika

Boko Haram Bantai 42 Warga Desa Di Timur-laut Nigeria

Salafynews.com, BORNO Sebuah sumber keamanan mengatakan bahwa kelompok milisi Boko Haram menembak mati setidaknya 42 orang dalam serangannya ke dua desa di Timur-laut negara bagian Borno. Perusakan habis-habisan dilakukan oleh 30 milisi yang sebagiannya menaiki kendaraan bermotor dan menaiki motor pick-up pada desa Debiro Biu pada hari Senin (22/6) dan Debiro Hawul pada hari berikutnya, Selasa (23/6).

BOKO HARAM BAKAR RUMAH-RUMAH

BOKO HARAM BAKAR RUMAH-RUMAH

Seorang pejabat keamanan regional mengkonfirmasi serangan itu kemudian di hari Rabu (24/6), bahwa 42 orang meregang nyawa pasca serangan milisi yang membabi-buta tersebut.

“Kami menerima laporan mengenai penyerangan terduga Boko Haram pada kedua desa dimana 42 orang telah meninggal dunia,” petugas kepolisian yang tak mau disebut namanya itu menjelaskan.

Sementara itu, Umaru Markus, penduduk lokal yang melarikan diri ke Debiro Hawul mengatakan bahwa setelah melakukan pembunuhan terhadap penduduk desa, para milisi itu menjarah pertokoan dan kemudian membakar rumah-rumah di wilayah setempat.

“Mereka datang sekitar pukul 12.30 siang dan tiba-tiba menyerang desa sehingga orang-orang berlarian bersembunyi di semak-semak demi menghindari serangan,” ungkap Markus. Ia menambahkan,” orang-orang bersenjata itu kemudian membantai 22 orang yang kurang cepat melarikan diri, kemudian mereka menjarah rumah-rumah, lumbung gandum dan took-toko buku.”

Ia juga menambahkan bahwa 20 orang lagi telah dibantai dalam serangan berdarah Boko Haram ke desa tetangganya Debiro Biu.

Di hari Selasa itu juga setidaknya 20 orang tewas dalam kejadian serangan bom bunuh diri yang dipercaya dilakukan oleh seorang gadis belia berusia tak lebih dari 12 tahun. Gadis muda itu meledakkan dirinya di sebuah pasar Waqir, distrik Gujba, selatan Damaturu, ibukota degara bagian Yobe, tetangga sebelah barat dari Borno.

Kelompok milisi ini meningkatkan aksi terornya setelah mantan jedral angkatan darat Nigeria, Muhammad Buhari menjabat sebagai presiden pada 29 Mei. Presiden Buhari telah berjanji untuk mempersempit ruang gerak Boko Haram.

Kelompok takfiri Boko Haram  yang namanya berarti “pendidikan Barat dilarang, telah mengaku bertanggung jawab atas beberapa serangan mematikan, penembakan dan pemboman di berbagai daerah di Nigeria selama enam tahun terakhir.

Kelompok militan ini juga telah berjanji setia kepada kelompok teroris ISIL Takfiri, yang utamanya beroperasi di Irak dan Suriah. Boko Haram memulai kampanye terornya di Nigeria pada tahun 2009. Kemudian kesadisannya  meluas ke negara-negara tetangga Nigeria. Milisi Boko Haram telah merenggut nyawa sekitar 15.000 orang selama beberapa tahun terakhir. (SFA/LM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: