Eropa

Cameron Abaikan Petisi Penangkapan PM Israel

Salafynews.com, LONDON – Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan negaranya “tetap setia” dalam “membela Israel”.

Cameron membuat janji saat bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Downing Street 10 di London.

Netanyahu melakukan kunjungan dua hari di London untuk membahas berbagai masalah termasuk Suriah dan kesepakatan nuklir antara Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman, juga dikenal sebagai P5 + 1 kelompok yang dicapai pada Juli.

Kunjungan Netanyahu membuat marah banyak warga Inggris yang berkumpul di luar Downing Street pada hari Rabu untuk menuntut penangkapan Netanyahu atas kejahatan perang di Jalur Gaza. Beberapa orang ditangkap setelah bentrokan pecah antara demonstran dan polisi.

Lebih dari 108, 000 warga Inggris telah menandatangani petisi menuntut Netanyahu ditangkap ketika ia tiba di London. Mereka ingin dia diadili atas kejahatan yang dilakukan selama perang mematikan Israel di Gaza.

Tahun lalu, Tel Aviv meluncurkan perang 50-hari di wilayah pesisir yang terkepung, menewaskan hampir 2, 200 orang, sebagian besar dari mereka warga sipil. Ribuan lainnya terluka dan lebih dari 20, 000 rumah rusak selama serangan membabi buta.

Petisi penangkapan itu telah di tanda tangan dengan cukup untuk dipertimbangkan dalam debat di parlemen Inggris. Namun pemerintah partai Konservatif menolak permintaan tersebut, mengatakan “kunjungan kepala pemerintah asing memiliki kekebalan dari proses hukum, dan tidak dapat ditangkap atau ditahan”. [SFA/Ptv]

1 Comment

1 Comment

  1. Habib Hasan Alatas

    February 21, 2016 at 3:06 pm

    Kita tak tak usah heran Perdana Menteri Inggeris David Cameron mengatakan : “negaranya tetap setia dalam membela Pengganas Israel”. Hal ini bukan baru karena sejak 1948 , imperialis Inggeris yang telah menyerahkan Tanah air Palistin kepada pengganas Yahudi. Sejak itu Rakyat Palistin menjadi pelarian di negaranya sendiri. Meskipun baru-baru ini Rakayat Inggeris sendiri lebih dari 108.000 warganya telah meminta supaya kedatangan PM Israel ditolak kedatangannya dan segera ditangkap atas segala kejahatan yang dilakukannya terhadap rakyat Palistin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: