Afrika

China Ambil Alih Pangkalan Strategis Militer AS Di Djibouti Afrika

Salafynews.com, DJIBOUTI Negara kecil Afrika, Djibouti dilaporkan telah memerintahkan Amerika untuk mengosongkan pangkalan militernya di negara itu dan menggantikannya dengan instalasi untuk militer China dan kontingennya yang terdiri dari 10.000 tentara. Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar  bagi Washington yang memiliki pangkalan militer terbesar di Kamp Lemonnier, Djibouti.

“Pengumuman yang dibuat setelah kunjungan Sekretaris AS, John Kerry pada bulan lalu itu menimbulkan kekhawatiran besar Pax Americana, karena hal itu datang dipuncak investasi ekonomi China yang telah membuat Presiden Djibouti, Ismail Omar Guelleh secara terbuka membicarakan soal betapa penting teman baru dari Asianya tersebut,” demikian ditulis majalah CounterPunch yang  berbasis di AS pada hari Senin (17/8) kemarin. (Baca Dubes Djibouti Bongkar Rencana Pembunuhan Massal Rakyat Yaman)

Menurut laporan tersebut, AS akan kehilangan salah satu pangkalan militernya di Djibouti, rumah bagi instalasi militer permanen Amerika di Afrika yang meliputi 4000 tentara dan merupakan tempat bagi drone-drone pembunuh Amerika yang menjalankan misi pemboman di negara-negara muslim sebagai bagian program resmi  pembunuhan target oleh Washington.

Negara Afrika itu terletak di wilayah strategis di  pintu masuk penting dari Samudera Hindia ke Laut Merah, yang terletak di pintu gerbang ke Terusan Suez yang merupakam jalur air yang sibuk  dan menyediakan sebuah dermaga bagi negara  tetangganya  yang terisolasi di daratan Ethiopia.(SFA/LM/PTV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: