Asia

China Larang Reality Show Vulgar dan penuh Kekerasan

Salafynews.com, BEIJING – Komisi Penyiaran China mengumumkan bahwa China akan menggantikan tayangan-tayangan reality show yang menempati posisi di rating atas pertelevisian China, dengan tayangan lain yang lebih positif.

index

Reality Show di China

“Reality show dengan kualitas tingg, akan mendapat banyak dukungan. Sedang yang kurang mengandung nilai ataupun makna akan lebih dikontrol, dan yang tergolong vulgar dan berbahaya akan diselidiki, ditangani, dirubah atau jika tidak maka akan dilarang” demikian bunyi pernyataan Administrasi Press, Publikasi, Radio, Film dan Televisi China (SAPRFT), sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.

Nama-nama reality show yang telah dikantongi lembaga pemerintah itu masih belum dirilis. China telah mengalami revolusi tayangan reality show di TV akibat dari maraknya demam acara reality show dari negara tetangganya Korea Selatan, dan mewabahnya program-program pencarian bakat di TV seperti American Idol, America’s Got Talent dan X Factor.

china-vulgar_647_072215060904

Reality Show Vulgar

Tak ada satupun dari program diatas yang dianggap memiliki nilai didik. Perayaan individualisme, budaya pamer, dan konsumerisme sangat bertentangan dengan nilai nilai resmi yang diajarakn bangsa China. Hal ini dianggap sebagai anacaman besar terhadap masyarakat, karena selain menempati peringkat tertinggi sebagai tayangan yang paling banyak ditonton di tv, otoritas China melaporkan bahwa tak kurang dari 400 juta warga China yang menonton acara-acara seperti itu  melalui media streaming di internet.

Dalam laporannya di bulan Mei, SAPRFT kini hanya mengizikan satu musim untuk satu reality show saja pertahun untuk setiap penyiaran satelit. Sedangkan reality show yang mengambil adegan yang menggunakan masyarakat umum untuk melakukan karakter suatu adegan kemudian diedit dengan selektif, dilarang.

Para aktor dan selebriti lainnya juga diarang menjadi bintang tamu dalam show-show di televisi karena dikhawatirkan mereka bisa saja mengatakan sesuatu yang tidak layak.

Belum jelas apakah peraturan pencekalan yang baru ini akan efektif mengangkat kemerosotan moral yang melanda China. Karena jika hal itu dilarang di televisi, warga China masih bisa dengan mudah mengakses beberapa acara tersebut dari internet. (SFA/LM/RT)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: