Nasional

“DAESH” Istilah Yang Paling Dibenci ISIS

20 Desember 2015

JAKARTA, SALAFYNEWS.COM – Pemimpin-pemimpin tinggi Dunia secara naluriah tanpa kesepakatan, sepakat memanggil ISIS dengan sebutan baru yakni “DAESH” .

Lalu apa itu “DAESH” ? Kata-kata “DAESH” sampai saat ini memang masih jarang di dengar dan di ucapkan dari mulut ke mulut. Namun, tak lama lagi kata ini akan menjadi sangat viral dan easy listening.

Istilah “DAESH” pertama kali muncul dari Kelompok hacker Anonymous dalam sebuah tweet yang mereka publikasikan saat mengikrarkan perang terhadap ISIS.

Kelompok ISIS sangat benci jika orang-orang menyebut mereka dengan istilah “DAESH”. Meskipun pada dasarnya, “Daesh” adalah kata lain untuk ISIS, tapi kelompok ISIS sendiri sangat tidak suka jika mereka dipanggil dengan kata tersebut.

“Daesh ” sendiri adalah singkatan dari kalimat bahasa Arab yang berbunyi ” Al-Dawla Al-Islamiya Al-Iraq Al-Sham ” (Negara Islam Irak dan Suriah).

 Lalu mengapa mereka benci dipanggil “DAESH”,?

Usut punya usut kata “DAESH” tersebut ternyata mirip dengan kata ” Daes” dalam bahasa Arab yang artinya “orang yang menghancurkan sesuatu di bawah kakinya”, dan ” Dahes” yang artinya “orang yang menabur perpecahan.”

Orang-orang ISIS sangat tidak menyukai hal ini karena mereka beranggapan mereka berada di jalan yang benar dan bukan penghancur. Mereka adalah rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam)

Menurut stasiun televisi NBC , ISIS mengancam akan memotong lidah setiap orang yang mengucapkan kata “DAESH” tersebut untuk memanggil mereka.

Sampai saat ini sejumlah petinggi negara telah menggunakan kalimat ini untuk mematik kemarahan ISIS. Sebut saja Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, yang sering menggunakan kata “DAESH” untuk mengganti kata ISL.

Kemudian Presiden Prancis Francois Hollande dalam pidato yang disampaikannya kepada warga Prancis yang tengah berkabung menyusul serangan teroris di sejumlah tempat di Paris, Jumat lalu, ia mengatakan bahwa serangan itu merupakan “ajakan perang oleh sebuah pasukan teroris, sebuah pasukan jihad, oleh Daesh , terhadap Prancis.”

Begitu juga Januari lalu, Mantan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, juga menyebut ISIS dengan nama ” Daesh ” sambil menjelaskan, ” Daesh tidak suka dipanggil dengan istilah tersebut, dan yang tidak mereka sukai membuat saya sangat tertarik.”ungkap Abbot. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: