Artikel

Denny Siregar: MEREKA YANG SELESAI DENGAN DIRINYA

Dalam peristiwa Freeport ini, ada satu momen menarik yang banyak terlewatkan karena kericuhannya.

Momen itu adalah pernyataan pak Luhut Panjaitan, Menkopolhukam. Ia berkata, “Saya sudah minta izin kepada istri saya untuk menjadi menteri. Saya berjanji tidak akan melacurkan diri. Saya sudah selesai dengan diri saya. Tidak ada lagi kepentingan..”

Sebenarnya, apa yang dimaksud pak Luhut bahwa ia sudah selesai dengan dirinya ?

Yang harus kita paham, bahwa kita sebagai manusia selalu terbungkus oleh nafsu. Nafsu ini adalah binatang liar di dalam diri yang tidak mudah ditundukkan. Orientasi manusia selalu berbeda sehingga model nafsunya pun berbeda.

Ada yang nafsu terhadap harta sehingga terus menerus mengumpulkan harta dalam hidupnya. Ada yang terkungkung nafsu thd lawan jenisnya, sehingga selalu berfikir bagaimana bisa menaklukkan mereka. Bahkan ada yang menggunakan nafsu dalam ilmunya, sehingga ia terus menerus berdebat dan mencari lawan dalam setiap langkahnya.

Pergulatan manusia dalam memerangi nafsunya adalah peperangan terbesar sepanjang zaman. Ada yang menang, tetapi lebih banyak lagi yang kalah. Ketika mereka kalah, nafsu akan menguasai dirinya sehingga secara tidak sadar ia sudah kehilangan dirinya sendiri. Ketika nafsu sudah membungkus penuh manusia, manusia bisa menjadi hewan berkaki dua. Mungkin itu jg salah satu maksud Tuhan menciptakan hewan, menunjukkan bagaimana jika seorang manusia sudah kehilangan hartanya yang paling berharga yaitu akal.

Orang yang sudah selesai dengan dirinya, menunjukkan bahwa ia sudah muak dengan apa yang selalu dikejarnya, dibanggakannya. Ia sudah tidak lagi mencari ukuran dari pandangan manusia lain. Ia lebih cenderung mencari sisi spiritualnya yang sudah lama hilang.

Dalam kasus Luhut Panjaitan, harta sudah bukan lagi menjadi ukurannya karena orientasi beliau memang kesana. Ia sudah mempunyai perusahaan2 besar dengan asset ratusan miliaran rupiah. Ia sudah sangat terbiasa dengan semua itu dan sudah mencapai titik jenuhnya. Ia ingin mencari sesuatu yang lain, mencari dirinya sendiri yang sudah lama hilang. Dan pada tahapan seperti ini, orang condong melakukan kegiatan sosial.

Kegiatan sosialnya BIll Gates adalah mendirikan badan amal untuk kanker. Sedangkan Warren Buffet lebih senang jalan bersama cucunya. Anton Medan sudah muak dengan dunia hitamnya, sehingga kini ia merasa punya kewajiban untuk berbicara kpd anak muda spy jangan terjerumus ke tempat yang sama. Mereka sudah selesai dengan dirinya dan sedang mencari kegunaannya kepada manusia lain.

Apakah berarti pemuka agama adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya ? Belum tentu, karena lebih banyak pemuka agama yang kuat di ritual tetapi miskin di spiritual. Mereka2 ini silau dengan gemerlapnya dunia, dan selalu membungkus dirinya dengan ayat, dengan firman, bukan untuk menghadirkan Tuhan dalam dirinya tetapi untuk dimanfaatkan dalam mencari dunia. Dan Tuhan selalu menguji mereka unttuk menunjukkan kepada manusia lain yang berfikir dan bisa mengambil pelajaran darinya.

Biasanya mereka yang sudah selesai dengan dirinya, sudah banyak meninggallkan sisi kemateriannya. Nafsunya sudah meninggalkan dirinya karena ia sudah sangat kenyang akan pengalaman. Ia ingin membuat dirinya menjadi lebih berarti bagi manusia lain, bukan untuk dirinya lagi. Jika mereka tidak ada di tempat2 sepi, mereka selalu terlibat dalam kegiatan sosial.

Apa yang saya cari lagi di dunia ini ? Semua sudah saya rasakan. Dan saya bahkan tidak menemukan apa2 di dalamnya. Lalu, apa yang selalu saya kejar selama ini jika jiwaku tetap saja kosong? Begitulah kira-kira pertanyaan-pertanyaan dalam benaknya yang menariknya kebawah, ke dasar bumi, setelah selama ini ia berada di awan.

Hanya memang lebih banyak manusia yang tidak pernah puas dalam hidupnya. Ia selalu haus akan materi. Haus akan sanjungan. Dan memang Tuhan sudah mencabut nikmat akalnya, sehingga ia berjalan seperti orang buta, kehilangan dirinya. Sudah tidak punya rasa malu meski ia ditelanjangi begitu rupa karena ia selalu mencari pembenaran dalam semua aksinya.

Sudah dikasi kekayaan begitu banyak, masih saja mencari kekayaan lebih dengan cita2 memiliki jet pribadi. Nanti sdh dapat jet pribadi, ingin punya pulau pribadi. Bahkan kalau bisa, ia akan memesan kamar VVIP di surga dan mengatur Tuhan seakan-akan ia punya saham disana.

Mungkin ketika matinya, penghuni kubur akan ribut karena ada Papa Minta Surga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: