Internasional

Dewan Mufti Rusia: Barat Jelas Ingin Kacaukan Stabilitas Asia, Timur Tengah

DEMIR HADRAT MUHYIDDIN

Rabu, 15 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, RUSIA – Wakil ketua pertama dari Dewan Mufti di Rusia, Demir Hadrat Muhyiddin, mengecam sejumlah rencana barat untuk menciptakan ketidakstabilan di Asia, ia mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengacaukan Kazakhstan dan dari sana akan ke Asia Tengah, Rusia, Cina dan Timur Tengah.

Muhyiddin menjelaskan terkait peristiwa terbaru yang terjadi di kota Aktob Kazakh bahwa meski para teroris telah berhasil dimusahkan dan ketenangan telah kembali disana, namun banyaknya pertanyaan tentang penyebab utama terjadinya peristiwa tersebut masih terus muncul. (Baca: Terorisme dan Wahabi Alat Barat-Saudi Hancurkan Islam)

Ia menyampaikan keprihatinannya tentang peristiwa baru-baru ini terjadi di Kazakhstan, ia mencatat bahwa Aktob mengalami sejumlah upaya yang telah dilakukan untuk menerapkan skenario yang sama dengan yang diterapkan di Ukraina dan penggunaan elemen Islam.

Ia mengatakan bahwa kelompok “Jund Al-Khalifa” yang paling terkenal di Kazakhstan dimana sejumlah serangan teroris yang terjadi di negara tersebut pada tahun 2011 dan 2012 dikaitkan  dengan kelompok tersebut, hanya saja anehnya tidak ada kelompok teroris manapun yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa terbaru yang terjadi di Aktob. (Baca: ISIS Predator Ciptaan Saudi-Israel Untuk Acak-acak Timur Tengah dan Islam)

Ia melanjutkan, kini telah jelas bahwa menciptakan ketidakstabilan di Kazakhstan masuk dalam agenda kerja sejumlah negara Barat.

Ia menegaskan bahwa Barat berencana untuk mengacaukan Asia Tengah dan Cina dan Timur Tengah serta Rusia melalui pelaksanaan rencana mereka di Kazakhstan. (SFA)

Sumber: Ar.fna

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: