Internasional

Diduga Pelaku yang letakkan Bom Pesawat Rusia Pekerja di Bandara Sharm el-Sheikh

19 November 2015

SALAFYNEWS.COM, RUSIA  Menurut sumber media Rusia melaporkan bahwa telah ditemukan bahan “TNT” pada mayat korban kecelakaan pesawat yang diledakkan dimana telah di pastikan bahwa luka pada tubuh korban akibat ledakan.

Menurut “Russia Today” menyebutkan bahwa para ahli menyelesaikan pemeriksaan kimia tubuh penumpang yang tewas. Kemudian menyimpulkan hasil pemeriksaan kimia tersebut bahwa penumpang yang menderita luka paling serius berada di bagian belakang pesawat, pemeriksaan awal ditemukan jejak cedera bom seperti terbakar dan hangusnya bagian yang terluka selain karena disebabkan efek gelombang setelah ledakan, menurut kantor berita Al-Alam (18/11).

Surat kabar Rusia “Kommersant” melaporkan dari beberapa sumber yang dekat dengan tim penyelidikan, para ahli percaya bahwa ledakan itu mungkin terjadi di ruangan penumpang pesawat dan bukan di bagasi sementara pusat ledakan berada di bagian belakang.

Para ahli menduga bahwa bom ditempatkan di bawah kursi penumpang dan kemungkinan besar dekat dengan dinding lubang angin pesawat, ini hasil yang bias disimpulkan dari hasil penyelidikan awak  pesawat yang telah hancur. Dilaporkan juga bahwa ledakan itu telah menyebabkan hancurnya mesin pesawat.

Hasil penyelidikan ini mampu menjelaskan bahwa bahan yang terkandung dalam bom itu sangatlah kuat ledakannya, tetapi sumber surat kabar itu tidak menyebutkan nama bahan tersebut, dan hingga kini penyelidikan belum dapat menentukan komponen bom tersebut.

Para ahli keamanan Rusia menyimpulkan bahwa pesawat hancur berkeping-keping selama masih di udara dan seluruh penumpang tewas seketika di tempat.

Tim penyidik menduga bahwa salah satu pekerja di bandara Sharm el-Sheikh telah menempatkan bom di pesawat, mungkin melalui pengiriman makanan atau peralatan, sementara bom itu dilengkapi dengan pengatur waktu.

Kecelakan tersebut salah satu kecelakaan terbesar dalam sejarah penerbangan Rusia yang terjadi pada tanggal 31 Oktober, dimana pesawat penumpang A321 meledak diatas udara Sinai, membawa 217 penumpang dan 7 awak yang kesemuanya tewas, pada tanggal 17 November Rusia mengumumkan bahwa penyebab kecelakaan itu adalah aksi teroris. (SFA/MM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: