Headline News

Dikecam Dunia Akhirnya Saudi Mengakui Serangan Brutalnya di Yaman

Selasa, 11 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Saudi akhirnya mengaku bertanggung jawab atas pembantaian yang terjadi di Sana’a, setelah melakukan berbagai propaganda dan berusaha menyebarkan cerita dan berita bohong demi menghindari tanggung jawabnya atas serangan mematikan pada upacara pemakaman di sebuah Aula, di ibu kota Yaman, Sana’a. (Baca: Video Detik-detik Serangan Brutal Saudi di Aula Pemakaman di Yaman)

Dikutip dari beberapa media Timur Tengah, bahwa Saudi mengungkapkan tanggung jawabnya melalui surat yang ia kirimkan ke Dewan Keamanan PBB, dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada PBB untuk diselidiki.

Menurut saluran “Al Hurroh”, Saudi mengirim surat ke Dewan Keamanan PBB, pada hari Minggu, dan menyatakan rasa penyesalan yang mendalam atas serangan yang telah menargetkan pada sebuah acara upacara pemakaman di Sana’a, yang menelan ratusan korban tewas dan luka luka.

Dikutip juga dari pernyataan yang dikeluarkan bahwa Saudi mengirim utusan ke New York untuk melakukan investigasi atas kejahatan tersebut. (Baca: Balas Serangan Saudi, Rudal Yaman Tewaskan 25 Tentara Saudi dan Seorang Perwira di Jizan)

Para pengamat menilai bahwa langkah Arab Saudi ini dilakukan atas nasehat AS agar meninggalkan perdebatan soal tanggung jawabnya atas serangan mematikan ke sebuah aula pemakaman di Sana’a. Sementara, dunia internasional memiliki bukti-bukti yang tak terbantahkan atas kejahatannya tersebut. Dan upaya-upaya yang dilakukan Saudi untuk menghindari penyelidikan independen dan tidak memihak, hal itu menunjukkan bahwa Saudi sendiri ingin melakukan penyelidikan atas kejahatannya sendiri. (Baca: Iran Kutuk Serangan Brutal Saudi dan Sekutunya di Yaman)

Pembantaian di Sana’a jelas ada kesamaan dan hubungan yang terjalin antara ISIS dan Saudi, dimana yang pertama mereka segera mengumumkan ke publik akan tanggung jawabnya atas pembantaian dan mengumumkan bahwa ini merupakan bom bunuh diri dan tindakan kriminal yang dilakukan oleh “Abu Hasan Sana’ani” serta dengan cepat Saudi melakukan upaya kamuflase. Namun, ketika serangan udara itu terungkap, saat para aktivis menyebarkan video serangan kedua, dan PBB mengumumkan pada sore harinya bahwa pembantaian itu disebabkan oleh serangan udara. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: