Amerika

DK PBB Berikan Mandat Perangi ISIS Dimanapun Juga

21 November 2015

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Dewan Keamanan PBB Jumat (20/11) memberikan kewenangan bagi negara-negara Anggota PBB, “untuk mengambil semua langkah yang diperlukan” guna menghadapi ISIS, hal itu termuat dalam resolusi yang dikeluarkan dengan kesepakatan dari 15 anggota, setelah seminggu serangan berdarah di Paris dimana organisasi teroris mengklaim bahwa mereka telah bertanggung jawab atas serangan tersebut.

DK PBB

Dewan Keamanan PBB berkaitan dengan resolusi yang disusun oleh Perancis, meminta kepada negara-negara yang memiliki kapasitas untuk melakukannya untuk mengambil semua langkah yang diperlukan sesuai dengan hukum internasional khususnya Piagam PBB, di wilayah yang berada di bawah kendali ISIS”.
Resolusi itu menambahkan bahwa negara-negara anggota PBB diminta melipatgandakan upaya mereka dan mengkoordinasikan proaktifnya antar anggota, dengan tujuan untuk mencegah dan menekan aksi teror yang dilakukan secara khusus oleh ISIS serta kelompok-kelompok ekstremis lainnya yang terkait langsung dengan al-Qaeda.

Dalam resolusi tersebut Dewan menganggap bahwa ISIS merupakan “ancaman global”, acaman yang tidak pernah terjadi sebelumnya bagi perdamaian dan keamanan internasional, Dewan juga menekankan akan tekadnya untuk terus memerangi ancaman ini dengan segala cara.
Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius menyambut baik resolusi Dewan PBB tersebut yang berisikan “seruan mengintensifkan operasi melawan ISIS”.
Fabius mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa “Hal terpenting saat ini adalah semua negara terlibat secara nyata dalam pertempuran ini, baik melalui aksi militer atau mencari solusi politik atau memutus pendanaan terorisme”.

Meskipun resolusi itu tidak secara eksplisit memberikan mandat untuk bergerak secara militer terhadap ISIS dan meskipun tidak menyebutkan Bab VII dari Piagam PBB terkait peraturan yang memberikan kewenangan penggunaan kekuatan militer terhadap ISIS. Akan tetapi resolusi tersebut telah memberikan dukungan politik yang besar untuk kampanye perang secara intensif melawan teroris di Suriah dan Irak khususnya setelah terjadinya serangan di Paris.

Serangan Perancis di Suriah bersandar pada Pasal 51 dari Piagam PBB, yang memberikan hak pada setiap negara untuk mempertahankan diri jika diserang.
Resolusi itu mengutuk serangan di Paris, dan juga serangan yang dilakukan oleh organisasi teroris sejak Oktober di Tunisia, Ankara, Beirut. Sebagaimana juga mengutuk serangan pada sebuah pesawat Rusia di Sinai Mesir. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: