Internasional

Dokumen Rahasia: Pesan Misterius Tangan Kanan Saddam Hussein ke Riyadh

Salafynews.com, RIYADH – Ahmed al-Douri, putra dari Izzat al Douri, tangan kanan Saddam Hussein pernah meminta untuk mengadakan pertemuan penting dengan Dubes Saudi di Sana’a. hal ini terungkap dalam salah satu dokumen yang dirilis Pasukan Cyber Yaman setelah peretasan ke Kemenlu Saudi Mei lalu.

surat kawat1

Surat Kawat

Salah satu dokumen yang juga telah dikirim ke FNA dan WikiLeaks tersebut menunjukkan bahwa putra tangan kanan Sadddam itu meminta bertemu Dubes Saudi di Yaman guna menyampaikan sebuah pesan rahasia dari ayahnya, Izzat al-Douri, untuk Riyadh.

Dokumen itu tidak menunjukkan detil lengkap, sehingga masih belum jelas apakah Ahmed al-Douri berhasil menyampaikan pesan ayahnya ke pemimpin Saudi atau tidak.

Izzat Ibrahim al-Douri, adalah mantan jenderal Irak dan Wakil Ketua Dewan Komando Revolusioner Irak yang tewas di Irak pada April 2015.

Al-Douri, 73 tahun, adalah seorang mantan jenderal Irak dan seorang komandan Tentara rezim Saddam Hussein. Dia adalah seorang komandan militer Irak dan Wakil Ketua Dewan Komando Revolusioner Irak yang menjabat hingga tahun 2003 saat invasi  AS ke Irak.

izzat al-Douri

Izzat al-Douri

Menyusul invasi AS, Al-Douri melarikan diri dan terus dalam pelarian selama beberapa bulan. Setelahnya, laporan intellijen menunjukkan bahwa al-Douri kemudian memimpin operasi pemberontakan di negara itu.

Al-Douri merancang dan memimpin organisasi teroris khususnya operasi al-Qaeda di Irak. Agen Intellijen regional mengejarnya di Barat dan Barat laut Irak. Al-Douri adalah pejabat utama dalam program senjata kimia Saddam Hussein dan memainkan peran penting dalam serangan senjata kimia ke Iran dalam masa perang saudara di tahun 1980, dan juga bertanggung-jawab atas serangan ke kota Halabche, utara Irak yang menewaskan 5000 penduduk sipil.

Menurut intellijen Rusia dan Iran, ia juga yang menyediakan agen-agen pelatih senjata kimia dan melakukan pelatihan merakit senjata kimia kepada para teroris di Suriah. (FNA/SFA/LM)

1 Comment

1 Comment

  1. wababi sisapi

    June 24, 2015 at 11:53 am

    Akhirnya mati konyol dan tdk terhormat krn dosa yg berlimpah. Dikubur seperti anjing, matinya di jalanan dan bukan sahid krn jahat. Terkutuk aldouri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: