Amerika

Donald Trump Minta Hillary Kembalikan Uang Jutaan Dolar yang Diterima dari Saudi

Saudi Donatur Kampanye Hillary Clinton

Kamis, 16 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Kandidat Capres dari Partai Republik dalam pemilihan presiden AS, Donald Trump, menuntut kepada saingannya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, untuk mengembalikan uang jutaan dolar yang diterimanya dari Arab Saudi.

Trump menulis dalam tweet-nya “Arab Saudi dan sejumlah negara yang telah menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada Clinton Foundation, ingin menjadikan wanita tersebut sebagai tawanan budaknya. Hillary harus mengembalikan uang itu ke negara tersebut”. (Baca: Inilah Bukti Hillary Clinton Antek Zioinis ‘Israel Adalah Pelita Cahaya di Dunia’)

Situs itu mencatat bahwa Trump melanjutkan kicauannya dengan mengatakan “Hillary yang tertipu dengan mengatakan bahwa hendaknya kami menyeru Arab Saudi dan negara-negara lain untuk menghentikan pendanaan untuk kebencian dan sectarian namun kenyataannya tidak begitu, sementara saya menyeru kepada Hillary untuk mengembalikan uang 25 juta dolar lebih  yang diterima oleh Clinton Foundation”.

Situs kantor berita resmi Yordania melaporkan awal bulan ini bahwa Riyadh merupakan pendukung yang paling getol sekaligus pemodal bagi kampanye Clinton (Baca: Warbler ‘Mujtahid’ Benarkan Pernyataan Bin Nayef di Situs Al-Watan), mengutip pernyataan Menhan Saudi, Mohammed bin Salman yang mengatakan bahwa ia membiayai 20 persen dari kampanye Hillary Clinton. Setelah beberapa saat, kantor berita tersebut langsung menghapus laporan itu dari situsnya dan membantahnya. (Baca: Wikileaks Retas Email Hillary Clinton, Perang Sektarian Modal Barat Hancurkan Islam)

Menurut situs Middle East Online, bahwa ini bukanlah kali pertama Hillary Clinton dituduh menggunakan uang Saudi dalam kampanye pemilihannya, situs tersebut mengutip keterangan Senator Rand Paul yang menyebutkan bahwa ia mengkritik Clinton pada bulan November, ketika ia mengatakan bahwa ia mendukung hak-hak perempuan, pada saat Clinton Foundation mengambil uang 25 juta dolar dari Arab Saudi, ia mengatakan “ia tidak dapat mempertahankan dirinya sendiri dan menyatakan ingin membela hak-hak perempuan, di waktu yang sama ia mengambil uang dari mereka yang paling banyak melanggar Hak Asasi Manusia dan juga terhadap hak-hak perempuan di dunia”. (SFA)

Sumber: Ar.fna

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: