Internasional

Dunia Kutuk Israel yang Telah Membakar Seorang Balita Palestina

Salafynews.com, TEPI BARAT – Sejumlah negara Barat dan Arab serta berbagai organisasi mengutuk keras “serangan teroris brutal” yang dilakukan oleh pemukim Yahudi yang menyebabkan kematian seorang bayi Palestina berusia18-bulan, Jumat (31/7), di desa Duma, selatan Nablus, Palestina. ( Baca Bayi Palestina Dibakar Warga Israel Hingga Tewas )

Bayi Palestina dibakar Warga Yahudi

Di New York, Sekjen PBB Ban Ki Moon mengutuk keras pembunuhan  balita Ali Dawabsha, di Tepi Barat, pada hari Jum’at. PBB menyeru agar para pelaku aksi teroris ini harus segera dibawa ke pengadilan.

Dalam pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara Sekretaris Jenderal Stephan Dujarric, ia menyatakan belasungkawa Ban terhadap kepada keluarga Ali Dawabsha, yang terluka parah dalam serangan pembakaran.

Di Washington, Departemen Luar Negeri AS mengutuk keras insiden yang menyebabkan kematian balita Palestina tersebut.

“AS mengutuk serangan pembakaran rumah warga pada tengah malam yang mengakibatkan kematian bayi berusia18 bulan dan mencederai tiga anggota keluarga lainnya,” ungkap Departemen Luar Negeri Mark Toner dalam sebuah pernyataan.

Ia menyambut perintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang  menyeru untuk mencari pelaku dan membawa mereka ke pengadilan.

Di Moskow, Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan mengutuk pembunuhan bayi Palestina tersebut dan mendesak pemerintah Israel untuk membawa para pelaku ke pengadilan, serta mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban.

Di Brussels, Uni Eropa mengutuk pembunuhan berdarah dingin terhadap balita Ali Dawabsha dan mengatakan bahwa peristiwa ini merupakan pengingat akan situasi tragis yang dramatis di wilayah itu. Uni Eropa juga menyoroti kebutuhan mendesak untuk solusi politik konflik Palestina-Israel

“Sebuah penyelidikan penuh dan cepat harus segera dilakukan untuk membawa para pelaku kejahatan yang mengerikan ini ke pengadilan. Pihak berwenang Israel juga harus mengambil langkah-langkah tegas untuk melindungi penduduk setempat, ” ungkap Catherine Ray, juru bicara Perwakilan Tinggi Uni Eropa. Fedrica Mogherini, dalam sebuah pernyataan.

Di Paris, Kementerian Luar Negeri Prancis mengutuk serangan itu serta  menyerukan untuk segera melakukan penyelidikan lengkap atas insiden tersebut serta  membawa para pelaku ke pengadilan.

Pemerintah Inggris juga mengeluarkan pernyataan yang sangat mengutuk “serangan teroris brutal” terhadap anak. Sekretaris Negara untuk Urusan Timur Tengah Sir Tobias Ellwood mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa Inggris menolak “serangan mengerikan.” ini. Ellwood menyerukan pemerintah Israel untuk membawa pelaku ke pengadilan. Dia juga menekankan pentingnya semua pihak yaitu Israel dan Palestina untuk menahan diri.

Kementerian Luar Negeri Spanyol juga mengecam dengan sangat “tindakan terorisme dan mendesak Israel untuk mengambil tindakan terhadap warganya yang melakukan pelanggaran.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil Al-Araby mengutuk kejahatan “keji” yang dilakukan oleh pemukim Yahudi terhadap balita.

“Kejahatan keji ini adalah kelanjutan dari pelanggaran pidana dan represif Israel terhadap rakyat Palestina,” kata Al-Araby dalam sebuah pernyataan. Ia mendesak masyarakat internasional dan Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk menangani praktek “teroris” ini dan mendesak DK PBB agar segera mengeluarkan resolusi terhadap mereka. “Ini bukan pertama kalinya Israel melakukan tindakan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, dengan nada yang sama, Mesir juga mengutuk serangan pembakaran  yang menewaskan balita Palestina ini. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mesir, Bader Abdelatti mengucapkan belasungkawa kepada keluarga anak dan berharap orang tua serta saudaranya cepat sembuh. Ia juga  meminta pemerintah Israel untuk mengambil tanggung jawab penuh atas serangan itu.

Presiden Parlemen Uni Ahmad Al-Jarawan mengutuk kejahatan ini, dan  menyeru untuk mendokumentasikan kejahatan “keji” ini dan kejahatan-kejahatan pembunuhan dan pembakaran rumah-rumah warga Palestina agar bisa menyeret Israel ke pengadilan internasional dan bertanggung jawab atas kejahatan-kejahatannya. Ia juga meminta Pengadilan Pidana Internasional untuk membuka penyelidikan mendesak dalam Kasus yang amat sadis ini. ( SFA/LM/FNA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Keberanian Wanita Palestina Lawan Tentara Israel | SalafyNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: