Internasional

Eksekusi Sheikh Nimr Untuk Intimidasi Oposisi

8 Januari 2016

RIYADH, SALAFYNEWS.COM – Pernyataan seorang oposisi dan aktivis hak asasi manusia asal Saudi, direktur institut Teluk di Washington, Ali Al-Ahmed, Kamis (07/01), menyebutkan bahwa tujuan rezim Saudi dalam mengeksekusi mati seorang tokoh ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr adalah untuk mengintimidasi lawan-lawannya baik yang di dalam maupun di luar negeri.

Ali Al-Ahmed, dalam sebuah wawancara dengan koresponden “Asia News”, juga menjelaskan bahwa tujuan lain dari eksekusi mati tersebut adalah sebagai kompensasi atas  kerugian yang dialaminya serta untuk mengalihkan perhatian internal dan eksternal terkait kegagalannya di Yaman.

Direktur institut Teluk di Washington itu, menyebutkan bahwa selama ini rezim Saudi mengeksekusi mati baik tokoh Sunni maupun Syiah yang bertujuan untuk meneror semua orang, ia juga menambahkan, “jika Arab Saudi ingin memprovokasi Iran tentunya ia hanya akan mengeksekusi orang Syiah saja.”

Ali Al-Ahmed mengatakan bahwa “eksekusi mati itu lebih menakut-nakuti warga Sunni daripada warga Syiah, karena tujuannya adalah untuk menakut-nakuti semua orang dan semua lawan, selain itu Saudi hendak menyampaikan pesan bahwa merekalah yang terkuat dan yang memegang kendali penuh situasi internal serta ingin menjelaskan kepada pendukung mereka bahwa pemerintah Saudi memerangi terorisme.”

Aktivis Ali Al-Ahmed juga mengatakan bahwa “sekelompok penguasa Saudi berupaya untuk meningkatkan penggunaan anestesi agama guna mengontrol masyarakat, setelah mereka mengalami kekalahan dan kerugian dalam perekonomian.” [Sfa/AS]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: