Internasional

Erdogan, Representasi Kekejaman Dinasti Ottoman

Salafynews.com, DAMASKUSPresiden Suriah Bashar Assad menyatakan bahwa rekan Turkinya, Recep Tayyib Erdogan adalah representasi (gambaran) dari Dinasti pembunuh Ottoman yang membantai masyarakat Armenia abad yang lalu.

Assad menyatakan hal itu pada Kamis (4/6) lalu, ketika ia menarik kesimpulan atas kesamaan ancaman-ancaman yang diterima masyarakat Armenia seratus tahun yang lalu dengan apa yang di alami masyarakat Suriah hari ini.

Ia mengatakan bahwa pemimpin Turki itu menggunakan cara yang sama dengan cara yang digunakan Dinasti Ottoman untuk membunuh masyarakat Armenia, yaitu melalui teror kepada rakyat Suriah.

Semua hal itu dikatakan Assad dalam sebuah pertemuan dengan delegasi tamu, Asosiasi Persahabatan Armenia-Suriah (Armenian-Syrian Friendship Association) di kedubes Republik Armenia.

Pihak Armenia menyatakan bahwa lebih dari 1,5 juta warga Kristen Armenia telah dibantai di Turki bagian timur melalui sebuah pembunuhan massal, relokasi paksa hingga kelaparan, sebuah proses yang berlangsung mulai tahun 1915 dan berlangsung sampai pada perang dunia ke-Satu hingga berakhirnya Dinasti Ottoman.

Ankara sendiri menolak penggunaan istilah pembantaian dan mengatakan bahwa 300.000 hingga 500.000 warga Armenia begitu juga kebanyakan warga Turki lainnya tewas sebagai korban perang dunia Ke-Satu. Erdogan juga mengecam Uni Eropa, AS dan negara-negara lain yang menyebut pembantaian warga Armenia itu sebagai sebuah genosida.

Dalam pertemuan itu juga, Assad memperingatkan tentang bahaya ancaman teror diseluruh kawasan Timur Tengah dan dunia dengan menyatakan, terorisme tidak mengenal perbatasan dan tidak akan berhenti di garis perbatasan negara ini ataupun itu.

Suriah telah berjuang melawan milisi berbahaya sejak Maret 2011. AS dan sekutunya, terutama Qatar, Saudi Arabia dan Turki adalah pendukung-pendukung utama operasi para milisi itu di Suriah.

Menurut laporan, kelompok milisi anti Damaskus ini juga menggunakan wilayah Turki sebagai jalan untuk menyusup ke Suriah.

assad-armenain-e1433517413809

Sebuah video yang diunggah oleh surat kabar harian Cumhuriyet dalam websitenya pada 29 Mei lalu menunjukkan sebuah truk miik Badan Intellijen Turki, tengah memuat persenjataan yang akan diselundupkan untuk kelompok teroris ISIS yang beroperasi di Suriah. Baca Erdogan Mengancam Wartawan Penyebar Video Truk Pembawa Amunisi ke Suriah

Surat kabar Cumhuriyet mengatakan bahwa truk tersebut memuat sekitar 1000 mortar shells, ratusan granat dan lebih dari 80.000 amunisi untuk senjata berat maupun ringan. [SFA] 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hina Erdogan, Seorang Remaja Dipenjara | SalafyNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: